Akreditasi Tanggung Jawab Semua Civitas Akademika

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi saat menyampaikan paparan hasil pencapaian kinerja UPR selama dia menjabat, di hadapan jajaran Fakultas Pertanian UPR, Kamis (11/4/2019).

PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi menegaskan, akreditasi merupakan tanggung jawab semua civitas akademika.

“Akreditasi bukan hanya tanggung jawab Rektor, Dekan, dan jajarannya saja. Tetapi akreditasi tanggung jawab seluruh civitas akademika,” kata Andrie Elia dalam pertemuan dengan jajaran Fakultas Pertanian UPR, Kamis (11/4/2019).

Pentingnya akreditasi, khususnya bagi program studi (prodi) atau jurusan, agar tidak dibubarkan. Karena jika tidak terakreditasi, prodi atau jurusan tidak bisa menerima maupun meluluskan mahasiswanya.

“Parahnya lagi kalau tidak terakreditasi, dosen juga bisa dipensiunkan walaupun belum memasuki masa pensiun. Karena prodi atau jurusan adalah “induk” bagi dosen. Nah, kalau tidak ada induknya, pasti akan dipensiunkan,” lanjutnya.

Untuk itu, semua jajaran Civitas Akademika UPR wajib mengetahui faktor-faktor yang dapat mendukung peningkatan akreditasi. Faktor tersebut di antaranya lama studi, indeks prestasi komulatif (IPK), dan lama penyelesaian skripsi.

Karena itu, Rektor meminta dosen jangan sampai menghambat mahasiswa menyelesaikan studinya, dengan tanpa mengesampingkan kualitas lulusan. Sebab, dosen fungsinya mendidik dan membina.

“Makanya jangan bangga jadi Dosen Killer. Kalau mahasiswa lalai menyelesaikan skripsinya, hubungi dan segera lakukan pembinaan untuk membantu mahasiswa itu menyelesaikan studinya,” tegas Andrie. (il/red)

Berita Terkait