BEM UPR Apresiasi Pelaksanaan Nobar Debat Capres

Rektor UPR DR Andrie Elia SE MSi, turut hadir nobar debat Capres bersama ratusan mahasiswa UPR, Minggu (17/02/2019).

PALANGKA RAYA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Palangka Raya (BEM UPR) mengaku, sangat mengapresiasi pelaksanaan nonton bareng (Nobar) debat putaran ke-2 Calon Presiden (Capres). Pasalnya kegiatan tersebut, menjadi pembelajaran politik bagi mahasiswa selaku generasi millennial.

“Intinya kami BEM UPR sangat mengapresiasi kegitan ini. Karena ini adalah terobosan baru, dan juga sebagai media edukasi kepada mahasiswa agar melek politik,” tukas Presiden BEM UPR Karuna Mardiansyah kepada uprjayaraya.com, disela nobar debat Capres, di simpang empat Gerbang Utama UPR, Minggu (17/02/2019) malam.

Menurutnya, pelaksanaan nobar debat Capres menggunakan videotron bantuan dari Pemprov Kalteng tersebut, merupakan sesuatu yang baru kali pertama dilakukan di lingkungan UPR. Sehingga keberadaan videotron itu, benar-benar dapat dirasakan seluruh civitas akademika, dan dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh mahasiswa UPR.

“Terima kasih Pak Rektor, terima kasih Pak Gubernur, fasilitas ini (videotron) sangat bermanfaat bagi kami mahasiswa. Khsusnya, sebagai wadah penyampaian informasi setiap proses perkuliahan,” tegas Karuna.

Ditemui terpisah, Rektor UPR DR Andrie Elia SE MSi, mengatakan, kegiatan nobar menggunakan fasilitas videotron yang dilakukan, merupakan gagasan dari BEM UPR. Karenanya sebagai pimpinan di UPR, tanpa berpikir panjang dia langsung menyetujui keinginan BEM UPR tersebut.

“Ini sebagai media pembelajaran politik bagi mahasiswa, karena setiap sendi kehidupan tidak lepas dari politik. Bagaimana kita memenuhi kehidupan, tentu dengan cara berpolitik. Tapi ingat berpolitik yang santun, membawa kebersamaan, dan memerkuat wawasan kebangsaan,” imbuhnya.

Terlebih menjelang Pemilu pada 17 April 2019 mendatang, civitas akademika harus mencari informasi soal Pemilihan Legislatif  (Pileg), dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Sebab satu suara saja, sangat menentukan masa depan bangsa, dan negara.

“Sebagai pimpinan di UPR, saya mengimbau seluruh mahasiswa melihat kondisi riil indonesia. Siapa yang dipilih sebagai wakil di DPR dan MPR, harus mempunyai integritas untuk membawa Kalteng, serta Indonesia menjadi lebih baik. Sama halnya di Pilpres, seluruh civitas akademika jangan apatis, dan harus aktif melihat performa setiap calon Presiden,” tukasnya.(redaksi)

Berita Terkait