Ditengah Pandemi, Mahasiswa Kedokteran UPR Raih Prestasi

Uprjayaraya.com

Palangka Raya,

Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Palangka Raya (UPR) kembali memenangkan kompetisi sayembara menulis dengan topik kajian kebijakan kesehatan (HP Sayembara/Health Policy Studies) tahun 2020. Lomba ini dimenangkan oleh mahasiswa atas Satria Saputra sebagai juara 2 nasional dengan mengangkat tema kajian mengenai kebijakan new normal dalam perspektif epidemiologi, dan Stephen Nathaniel sebagai juara ke-3 nasional.

Pencapaian yang diraih ditengah-tengah wabah covid-19 ini meningkat jika dibandingkan dari tahun sebelumnya yang hanya mendapatkan predikat sebagai juara ke-3 pada kompetisi yang diselenggarakan rutin tiap tahun ini.

HPSayembara disusun dan diselenggarakan sebagai wujud apresiasi bagi mahasiswa kedokteran yang telah turut aktif mengikuti perkembangan isu maupun permasalahan kebijakan dan kesehatan di Indonesia, dan ingin berkontribusi dalam melakukan perubahan untuk Indonesia lebih baik lagi.

Ada beberapa perguruan Tinggi yang terdapat di wilayah 3 ini diantaranya: UGM, UNDIP, UMY, UNIMUS, UAD, UNS, UNMUL, UMS, UKDW, UNSOED, UII, UNISSULA, ULM, UMP, UNWAHAS, dan termasuk UPR. Nantinya kajian para juara 1, 2, 3 akan dipublikasi di situs web ISMKI Wilayah 3 dan kajian lainnya akan dimasukkan ke dalam database.

“Dari hasil buah pikir saya tersebut, semoga dapat memberikan sedikit sumbangsih dan solusi bagi negeri melalui gagasan yang dituangkan dalam bentuk kajian. Sekaligus memberikan stimulasi kepada kawan-kawan mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis menyikapi dinamika kebijakan pemerintah” Ujar Satria kepada wartawan Uprjayaraya.com, 14 Agustus 2020.

Menurutnya, ditengah pro-kontra kebijakan pemerintah menanggulangi pandemi, mahasiswa harus muncul dengan gagasannya yang berorientasi pada hasil dan mampu melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang untuk mencari solusi. Pernyataan sikap yang tidak abu-abu dan demi merepresentasikan aspirasi rakyat, bukan ditunggangi kepentingan golongan tertentu.

Selain memegang peranan sebagai penuntut ilmu, mahasiswa juga dituntut peka terhadap lingkungan sekitar. Walaupun penuh jarak dan keterbatasan, mahasiswa harus berani memberikan terobosan dan inovasi. Terlebih lagi jika mampu berprestasi di situasi yang sulit sekalipun.

Hal ini selaras dengan arahan dari Bapak Rektor UPR, Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si ketika audiensi bersama mahasiswa yang akan menjadi delegasi beberapa cabang lomba, “Beliau memberikan wejangan untuk senantiasa dapat berprestasi di tengah pandemi, menjadi orang yang unik, ditengah keterbatasan justru mampu memberikan sesuatu yang membanggakan dan demi terwujudnya UPR Jaya Raya.” Tutup Satria Saputra.(Novia)

Berita Terkait