Dosen Wajib Membuka Diri Pada Perkembangan Zaman

 

PALANGKA RAYA  –  Salah satu ujung tombak dalam menciptakan SDM ditingkat Perguruan Tinggi adalah tenaga peneliti atau dosen. Terkait dengan hal tersebut, Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia Embang SE MSi menegaskan, dosen di lingkup Civitas Akademika UPR untuk bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas kewajibannya selaku pendidik terlebih sebagai SDM berintelektual.

Ketika dibincangi media, dirinya telah menyampaikan ada barometer yang menentukan keberhasilan dosen dalam melaksanakan tugasnya. Yakni keaktifannya dalam memberi materi kuliah, kemampuan dalam menulis karya ilmiah dan menjadi jurnal yang terakreditasi dan melakukan penelitian.

“Karena sistemnya sekarang di UPR, setiap dosen harus melaporkan kinerjanya, yakni medidik. Meneliti, pengabdian ke masyarakat dan membuat jurnal ilmiah minimal di Sinta (Scince and Technology Index),” ucap Andrie, Kamis (30/01).

Andrie Elia mengatakan bahwa saat ini dosen diwajibkan untuk membuka diri pada perkembangan zaman. Menguasai teknologi, mengembangkan ilmu pengetahuannya, membuat buku, melakukan kajian dan itu semua minimal dilakukan tersistem dan ter-manajemen dalam satu tahun.

“Saya harapkan minimal satu tahun satu buku, jurnal dan kajian ilmiah dilakukan. Itu dilaporkan kesaya, kami akan pantau ini. Bila ada dosen yang menurut penilaian tidak mengalami kemajuan. Kalau tidak sanggup, sebaiknya mundur jadi tenaga administrasi saja,” tutup pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DAD Kalteng ini. – FL-

Berita Terkait