FEB-UPR Siap Reformasi Birokrasi

Uprjayaraya.com
PALANGKA RAYA,
Dengan adanya pencanangan zona integritas di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya (FEB-UPR) maka Dekan FEB-UPR Prof. Dr. Danes Jayanegara, SE., M.Si melalui Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Dr. Agus Satrya Wibowo, M.Si menyambut baik adanya pencanangan zona integritas tersebut.

Pasalnya, dengan adanya pencanangan zona integritas di lingkungan FEB-UPR, maka diharapkan dapat membawa banyak kemajuan bagi FEB-UPR, di segala bidang.

“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik langkah Rektor UPR bapak Dr. Andrie Elia, SE., M.Si yang sudah mencanangkan zona integritas di lingkungan FEB-UPR. Diharapkan, dengan adanya pencanangan zona integritas, tentunya akan membawa banyak dampak positif, terutama dalam memajukan FEB-UPR,” ingkap Dr. Agus Satrya, saat dibincangi di ruang kerjanya belum lama ini.

Lebih lanjut, Dr. Agus Satrya mengatakan bahwa sebelum dicanangkan menjadi zona integritas, pihaknya juga telah membentuk tim internal FEB-UPR, untuk mempersiapkan diri, terutama dalam mendorong perwujudan reformasi birokrasi di lingkungan fakultas.

“Memang tidaklah mudah, untuk bisa mewujudkan zona integritas secara instan. Oleh sebab itu, dibutuhkan suatu kerja keras dan kebersamaan dari semua pihak, terutama dari SDM di internal fakultas, untuk bekerjasama dan bersinergi secara solid dalam mewujudkannya,” terangnya.

Dijelaskannya dengan adanya pencanangan zona integritas, maka akan terjadi perubahan dalam budaya kerja, terutama dalam memberikan pelayanan optimal, baik kepada mahasiswa dalam bidang akademik, maupun kepada sejumlah mitra kerja yang berasal dari perbankan, perusahaan dan pemerintah daerah, dalam hal pelayanan kemitraan.

Yang mana, untuk mencapai itu semua, tentunya membutuhkan suatu kerja keras dan pengorbanan, serta keikhlasan dalam memberikan pelayanan.

Dekan FEB-UPR Prof. Dr. Danes Jayanegara, SE., M.Si

Sebagai contoh, dalam pelayanan administrasi akademik, misalnya yang semula dalam sehari hanya bisa menangani mahasiswa dengan jumlah tertentu, maka diharapkan bisa lebih meningkat, dan dilakukan secara baik, bersih dari korupsi dan lebih efisien lagi, dengan waktu yang relatif singkat pula.

Kendala lainnya lagi, yakni masih minimnya sarana dan prasarana penunjang, seperti ketersediaan perangkat pendukung dan jaringan internet, yang semuanya itu juga membutuhkan kesiapan anggaran yang memadai.

Selain itu jelasnya bahwa kendati dalam mewujudkan reformasi birokrasi dalam konteks pencanangan zona integritas di lingkungan FEB-UPR, memang tidak lah mudah.

Namun, Dekan FEB-UPR bapak Prof. Dr. Danes Jayanegara, SE., M.Si, sedari awal menjabat sebagai Dekan FEB-UPR sampai sekarang terus berkomitmen membawa kemajuan untuk FEB-UPR, termasuk dalam upaya melakukan reformasi birokrasi di lingkungan fakultas.

“Beliau sangat konsen dan serius untuk membawa perubahan dan memajukan fakultas, terlebih khusus dalam upaya mereformasi birokrasi di lingkungan FEB-UPR. Hal ini, sekaligus pula turut mensukseskan visi misi rektor, yakni menuju UPR Jaya Raya,” imbuhnya.

Ditambahkan Dr. Agus Satrya, saat ini pihaknya terus berupaya untuk mewujudkan zona integritas di lingkungan FEB-UPR, yakni sesuai dengan 6 (enam) aspek zona integritas itu sendiri, meliputi manajemen perubahan, penataan tatalaksana.

Kemudian, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja serta penguatan kualitas pelayanan publik. Hal ini, juga sejalan dengan visi misi Dekan FEB-UPR, serta Indikator Kinerja Universitas (IKU).

“Selain itu, kami juga terus berkomitmen dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul, lulusan dari FEB-UPR yang memiliki kompetensi, daya saing tinggi dan kompetitif, sehingga akan secara mudah terserap di bursa kerja.” tutupnya. (Rul)

Berita Terkait