Kuliah Singkat Live Video Conference di 42 PTN

Short Course Constitution, di Swissbel Hotel Danum Palangka Raya, Jumat (29/3/2019), live video conference di 42 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Tampak Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi menyampaikan sambutannya.

PALANGKA RAYA – Short Course Constitution, Hak Konstitusional Warga Negara dalam Pemilu Serentak Tahun 2019 yang diselenggarakan Fakultas Hukum (FK) dan Mahkamah Konstitusi (MK) di Palangka Raya disaksikan 42 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia melalui live video conference.

Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE MSi mengucapkan, terima kasih karena Mahkamah Konstitusi memberikan fasilitas Video Conference kepada Fakultas Hukum.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mahkamah Konstitusi karena mempercayakan Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Andrie Elia, Jumat (29/3/2019).

Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur, Jaringan, Komunikasi, Pusat TIK Mahkamah Konstitusi (MK), Mula Pospos SE MM mengatakan, ada tiga hal mengapa MK menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi.

Pertama, dari sisi historis, MK lahir dari gagasan kalangan perguruan tinggi. Kedua, MK merupakan peradilan tunggal, tidak punya cabang di daerah. Dan ketiga, perguruan tinggi merupakan simpul pengembangan ilmu pengetahuan.

“Atas dasar itu, Mahkamah Konstitusi menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi. Perguruan tinggi dibutuhkan untuk menyertai perjalanan dan kiprah pMK sejak lahir, di masa sekarang dan tentu saja di masa-masa mendatang,” demikian Mula Pospos. (yfd/red)

Berita Terkait