Sejumlah Pejabat UPR Nobar Sidang Putusan Sengketa Hasil Pilpres

Wakil Rektor UPR Dr Suriansyah Murhaimi bersama para pejabat lainnya memantau jalannya sidang MK melalui Video Conference di Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya, Kamis (27/6/2019).

PALANGKA RAYA – Sejumlah pejabat di lingkup Universitas Palangka Raya melaksanakan Nonton Bareng (Nobar) sidang putusan sengketa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 melalui Video Conference di Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya, Kamis (27/6/2019).

Pejabat ikut nobar tersebut yakni Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UPR, Dr H Suriansyah Murhaimi SH MH, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prof Dr Kumpiady Widen MA, Dekan Fakultas Hukum Jhon Terson SH MH, Staf Ahli Rektor UPR Agus Mulyawan SH MH dan sejumlah mahasiswa.

Sidang sengketa pemilihan presiden dan Wakil Presiden tersebut dimulai pukul 12.30 WIB. Keberadaan video conference tersebut merupakan hasil kerja sama antara Mahkamah Konstitusi dengan Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya.

Sidang digelar lebih cepat dari batas akhir pembacaan putusan sengketa yang jatuh pada Jumat (28/6/2019).

Pembacaan putusan sengketa digelar usai MK menyelesaikan pemeriksaan perkara melalui lima kali sidang, dengan agenda pembacaan dalil pemohon, pembacaan dalil termohon dan pihak terkait, pemeriksaan saksi pemohon, termohon, serta pihak terkait dan pemberi keterangan.

Pemohon dalam perkara ini ialah pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sedangkan termohon adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU). Adapun pihak terkait adalah paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. (yfd/red)

Berita Terkait