Lulusan FKIP UPR Diminta Jaga Nama Baik

Dr Debora MPd

PALANGKA RAYA – Pasca menjalani Yudisium, Jumat (23/8/2019), sebanyak 374 mahasiswa calon wisudawan dan wisudawati, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya (FKIP UPR), diminta menjadi lulusan yang dapat menjaga nama baik UPR.

“Kepada mahasiswa FKIP yang mau diwisuda 31 Agustus 2019 nanti, saya minta bisa menjaga nama baik, khususnya FKIP UPR,” tutur Dekan FKIP UPR Prof Dr Joni Bungai MPd melalui Wakil Dekan I Dr Debora MPd, kepada uprjayaraya, Jumat (23/8/2019).

Dia menyebut, mahasiswa calon lulusan FKIP UPR dicetak menjadi calon guru, dan bisa berkarya di manapun berada. Selain itu, juga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik sebagai alumni FKIP UPR.

“Walaupun sudah lulus, tentu mereka tidak bisa lepas dari tempat saat menempuh pendidikan. Karena apabila mereka berbuat tidak baik di luar, secara etika di masyarakat tentu yang akan rusak juga nama baik FKIP UPR, karena mereka alumni FKIP UPR,” ungkap Debora.

Tidak itu saja, tambahnya, alumni dalam bekerja juga harus jujur, disiplin, berprestasi, serta dapat membanggakan seluruh civitas akademika FKIP UPR.

Seperti diketahui, bertempat di Aula Palangka, FKIP UPR meyudisium 374 mahasiswa calon Sajana Pendidikan (SPd). Dalam kegiatan itu, muncul satu nama mahasiswa lulusan terbaik.

Mahasiswa terbaik tersebut adalah Filip Ignatius Dorothy dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. Filip, lulus dengan IPK 3.90, dengan masa studi selama tiga tahun delapan bulan.

Mahasiswa angkatan 2015 ini meraih predikat Cumlaude, karena berhasil mempresentasikan Skripsinya dengan baik di hadapan Dosen Penguji, serta memeroleh prestasi akademik yang gemilang selama menempuh pendidikan di FKIP UPR. (il/red)

Berita Terkait