UPR Mulai Terapkan Aplikasi Pembelajaran Sistem Daring

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, menjadi serbuan foto para dosen peserta workshop Implementasi Model dan Aplikasi Pembelajaran Digital di Hotel Bahalap Palangka Raya, Selasa (22/10/2019).

PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) sebagai kampus terbesar dan tertua di Kalteng, mulai menunjukan eksistensinya sebagai kampus yang modern. Hal itu ditunjukan melalui Aplikasi Pembelajaran Digital, yang dalam waktu dekat diluncurkan.

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi didampingi Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prof Dr Joni Bungai MP, Selasa (22/10/2019), menjelaskan, penggunaan Aplikasi Pembelajaran Digital mulai diperkenalkan kepada dosen dan dosen muda di lingkungan FKIP.

Kegiatan pelatihan sendiri, dilakukan dalam sebuah kegiatan workshop yang bertema Implementasi Model dan Aplikasi Pembelajaran Digital, di Hotel Bahalap, Palangka Raya, Selasa (22/10/2019).

“Program UPR ke depan, semua berbasis digital. Sehingga nantinya, proses pembelajaran tidak harus dilakukan di dalam ruang perkuliahan, tetapi dapat dilakukan secara daring melalui gawai masing-masing mahasiswa,” tuturnya.

Tidak hanya itu, tugas ataupun ujian juga dilakukan secara daring (dalam jaringan). Dengan begitu, proses tatap muka antara mahasiswa dengan dosen akan dikurangi dengan Aplikasi Pembelajaran Digital.

“Yang kita kembangkan sekarang berbasis IT 4.0, dalam rangka menuju UPR berbasis ICT. Kita berharap, pola serupa nantinya dapat dilakukan di semua fakultas. Namun untuk tahap awal, akan dilakukan hanya di lingkungan FKIP sebagai uji coba, dan akan mulai diterapkan pada awal semester 2020 mendatang,” terang Andrie Elia.

Di tempat sama, Dekan FKIP Prof Dr Joni Bungai MP, menambahkan, paling tidak dengan Aplikasi Pembelajaran Digital, antara proses pembelajaran sistem tatap muka di ruang kuliah, dengan sistem pembelajaran digital intensitasnya terbagi menjadi dua. Artinya, proses tatap muka 50 persen, dan pembelajaran digital 50 persen.
Selain itu, pada saat ujian nantinya tidak lagi menggunakan kertas seperti yang sering dilakukan. Melainkan, ujian akan menggunakan sistem daring serupa Computer Assisted Test (CAT).

“Untuk peluncuran aplikasi pembelajaran digital ini, akan secara resmi diluncurkan pada pelaksanaan Dies Natalis UPR pada 10 Nopember 2019 nanti. Sekarang hanya pelatihan dulu, agar para dosen dapat memahami bagaimana menggunakan aplikasi ini,” tutup Prof Joni Bungai. (il/red)

Berita Terkait