FH UPR Berlatih Hadapi Lomba Persidangan Semu

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya, Jumat (14/12), berlatih melaksakan peradilan, untuk menghadapi lomba persidangan semu di Semarang.

PALANGKA RAYA – Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Palangka Raya (UPR) berencana ikut serta dalam lomba persidangan semu. Lomba akan digelar di Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, pada Maret 2019.

Ketua Kompetisi Peradilan Semu di FH UPR Ali Mosbeh mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan 16 orang mahasiswa yang akan diberangkatkan menuju Semarang. Mahasiswa yang akan mengikuti lomba, diambil dari berbagai jurusan.

“Ini merupakan pertama kali, mahasiswa FH UPR, untuk mengikuti lomba persidangan semu. Kami akan berupaya maksimal, menampilkan yang terbaik,” ungkap Ali, ditemui ketika melakukan latihan di ruang laboratorium FH UPR, Jumat (14/12).

Menurut Ali, dalam lomba peserta akan melakukan simulasi persidangan layaknya yang terjadi di pengadilan. Pihaknya sendiri sudah melakukan persiapan selama 4 bulan terakhir, untuk mengikuti lomba. Mudahan Januari nanti, pemberkasan sudah selesai, dan dikirimkan ke panitia.

Ia berterima kasih kepada Rektor UPR, Dekan FH, pembimbing, dosen, dan semua pihak yang telah membantu, sehingga mahasiswa berkesempatan untuk mengikuti lomba. Meski baru pertama kali mengikuti lomba, pihaknya tetap bersemangat untuk bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

“Rektor, Dekan, dan dosen di FH UPR, sangat mendukung. Kami bersyukur dapat diberikan kesempatan berkarya, dan belajar. Karena persidangan semua, merupakan simulasi persidangan sebenarnya,” ungkap Ali.

Didampingi rekan-rekan yang masuk dalam tim kompetisi persidangan semu, Ali mengaku, praktek persidangan sangan penting dilaksanakan. Itu untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa, bagaimana dunia kerja yang akan dihadapi mendatang.

“Mahasiswa FH pastinya akan bekerja tidak jauh dari lembaga peradilan. Tentu dengan praktek sekarang, kami bisa mengetahui bagaimana persidangan sebenarnya,” ungkap Ali.(redaksi)

Berita Terkait