FKIP Sosialisasikan WBK WBBM

Uprjayaraya.com
Palangka Raya,
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Natalina Asi bersama Wakil Dekan dan staf lainnya melakukan sosialisasi terkait pencanangan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Fakultas ketingkat Program studi (Prodi) belum lama ini.

Hal ini dilakukan, agar civitas tingkat Prodi, dapat mendukung dan juga mensukseskan pecanangan tersebut.

“Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan merupakan salah satu Fakultas yang ditetapkan sebagai Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dilingkungan Universitas Palangka Raya. Untuk itu, kami langsung melalukan sosialisasi ke tingkat Prodi dibawah FKIP. Ini langkah awal yang kita lakukan, agar pencanangan ini dapat segera terealisasi,” katanya melalui pesan WA Kamis (11/03/2021).

Dijelaskan, sosialisasi dilakukan ke Prodi Pendidikan Ekonomi, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Biologi, Prodi Pendidikan Kimia, Prodi Pendidikan Matematika dan Prodi Pendidikan Fisika.

Kemudian, sebagai tanda komitmen usai sosialisasi tersebut dilakukan pembuatan banner sebagai pengingat, bahwa FKIP bertekad mensukseskan pencanangan WBK WBBM.

Di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Palangka Raya Sosialisasi Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani disosialisasikan sampai pada tingkat Program Studi.

“Tujuan Kunjungan adalah yakni silaturahmi dengan Dosen dan staf Program Studi, melakukan sosialisasi program Zona Integritas WBK WBBM kepada segenap jajaran Program Studi dan penyerahan dan pemasangan banner WBK WBBM di Program Study masing-masing,” ucapnya.

Dari hasil sosiaslisasi tersebut tambahnya seluruh Prodi menyatakan komitmennya. Dekan juga berharap agar jajaran pengurus di tingkat Prodi bisa melakukan sosialisasi hal tersebut ke mahasiswa.

“Berikan informasi ini ke mahasiswa. Saya berharap dengan pencanangan ini, tata kelola admistrasi, birokrasi dan keuangan di FKIP menjadi baik,” tutupnya.

Sementara itu, Rektor UPR Dr. Andrie Elia yang dimintakan pendapatnya melalui pesan WA, mengapresiasi yang dilakukan pengurus FKIP UPR.

Rektor berharap, FKIP sebagai wadah terdepan mencetak tenaga pengajar, dengan adanya pencanangan tersebut, dapat juga mencontohkan kepada calon guru tentang tata kelola administrasi dan keuangan yang dapat dipertangungjawabkan.

“Saya harapkan pencanagan ini tidak hanya penerapan di lingkungan administrasi kerja di FKIP, tapi bisa juga bisa disampaikan ke mahasiswa, maksud dan tujuan dari WBK WBBM tersebut. Agar mahasiswa tersebut setelah lulus sudah memahaminya,” ujarnya. (Rul)

Berita Terkait