Ini Tiga Jalur dan Kuota SMPTN 2019

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi, ketika menghadiri Rapat Kerja Nasional Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, di Universitas Diponegoro Semarang, Jumat (04/01/2019).

PALANGKA RAYA – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia (RI), sudah menetapkan jalur, dan kuota untuk Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) tahun 2019.

Syarat tersebut, diumumkan Kemenristekdikti dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung di Universitas Diponegoro (Undiv) Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Rakernas berlangsung tanggal 3 hingga 5 Januari 2019.

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi mengungkapkan, Rakernas diikuti seluruh rektor PTN di Indonesia. Dalam Rakernas disosialisasikan sejumlah syarat masuk PTN.“SMPTN tahun 2019, diselenggarakan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Jalur, dan kuota daya tampung dibagi menjadi tiga,” ungkap Andrie, melalui pesan aplikasi whatsapp, Sabtu (05/01/2019).

Pertama, lanjut Andrie, jalur Seleksi Nasional Masuk Perguran Tinggi Negeri (SNMPTN). Kuota minimal 20 persen, berdasarkan nilai akademik, dan syarat yang ditetapkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bersangkutan. Pembiayaannya ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

Kedua, kata Andrie, jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Kuota minimal 40 persen, berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), dan kriteria ditetapkan PTN. Biaya ditanggung peserta, dan disubsidi pemerintah.

“Ketiga, jalur mandiri. Dapat menggunakan hasil UTBK, dan biaya ditanggung peserta. Kuota minimal 30 persen,” tegas Andrie.(redaksi)

Berita Terkait