Mahasiswa FKIP Diminta Membuat Buku Sejarah UPR

Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE MSi, bersama wakil rektor mengunjungi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, beberapa waktu lalu.

PALANGKA RAYA – Mahasiswa Fakultas Keguruan, dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya (UPR), diminta memikirkan, untuk membuat sebuah buku. Paling tidak, buku yang dibuat bercerita tentang sejarah UPR. Dengan begitu, cerita sejarah pendirian kampus tertua di Kalimantan Tengah, tidak hilang.

“Kita punya sejarah panjang pendirian UPR. Bahkan UPR dibangun hanya berjarak 6 tahun, dari berdirinya Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkap Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE MSi, Jumat (04/01/2019).

Menurut Andrie, pendirian UPR menjadi sebuah perguruan tinggi, tidak mudah. Butuh perjuangan yang panjang. Bahkan perguruan tinggi tertua di Kalteng ini, ketika didirikan, masih belum punya mahasiswa. Gubernur Kalteng masa itu Tjilik Riwut, menjadikan seluruh pegawai di pemerintahan menjadi mahasiswa.

Sejarah pendirian UPR, jelasnya, sangat menarik, kalau dituangkan dalam sebuah tulisan, apalagi berbentuk buku. Karena itu, mahasiswa didorong membuat buku sejarah UPR. Bahkan kalau memungkinkan, ada mahasiswa yang membuatnya menjadi sebuah skripsi.

“Mahasiswa FKIP yang berpeluang membuat tulisan itu, baik dalam bentuk skripsi, maupun buku,” tegas Andrie.

Ia meminta, Dekan FKIP Prof Johny Bungai, memberikan motivasi kepada mahasiswa, untuk menulis soal sejarah UPR. Rektorat bersedia membantu, dan memfasilitasinya. Nanti tinggal dikoordinasikan dengan pihak rektorat, apa yang dibutuhkan.(redaksi)

Berita Terkait