Mahasiswa UPR Dituntut Kuasai Teknologi

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi.

PALANGKA RAYA – Mahasiswa Universitas Palangka Raya dituntut untuk menguasai teknologi. Hal itu seiring dengan pemberlakukan sistem Information and Communications Technology (ICT) di lingkungan kampus.

“UPR memberlakukan sistem ICT mulai tahun 2019. Semua sudah berbasis teknologi. Kegiatan akademik, menggunakan basis data,” ungkap Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE Msi, Rabu (09/01/2019).

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknologi, Informasi, dan Teknologi (TIK) UPR, jelas Andrie, menjalankan sistem akademik berbasis ICT yang memungkinkan mahasiswa, dosen, dan pegawai, terintegrasi dalam sistem daring.

“Kita sudah menginstal sistem akademik yang mengintegrasikan mahasiswa, dosen, dan kepegawaian,” ujar Kepala Rektor.

Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng itu mengungkapkan, sistem kalau sudah bekerja, akan langsung dilounching. Sistem akademik berbasis digital, untuk menuju kampus UPR berbasis ICT.

Tahun 2019, jelasnya, terdapat tiga fokus yang dikembangkan UPT TIK. Pengembangan itu, sistem akademik, jurnal, dan e-learning. Dalam sistem, mahasiswa memiliki login, dan email sendiri hasil kerjasama dengan google.

“Kondisinya sekarang sudah siap, tinggal awal 2019 uji coba untuk satu giga bite (1 GB) kecepatan internet,” tegas Andrie.

Melalui sistem digital, ungkapnya, semua surat dilakukan secara elektronik, termasuk registrasi, dan perencanaan. Mahasiswa dapat melihat nilai melalui mobile phone, dan lain-lain yang berkaitan dengan akademik.(redaksi)

Berita Terkait