Mengejar Ketertinggalan untuk Menjadi Kampus Terbaik Se-Indonesia

 

Uprjayaraya.com
PALANGKA RAYA,
Universitas Palangka Raya (UPR) mendapat perhatian ditingkat nasional. Universitas negeri pertama di Kota Cantik, julukan Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ini dipercaya sebagai wadah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) oleh Kalangan Senator DPD RI.

Namun dikarenakan UPR dalam masa Lockdown, maka kegiatan digelar di Hotel Aquarius pada Sabtu (28/11/2020). Dengan hangat Rektor UPR Dr Andrie Elia tetap menyambut kedatangan 10 Senator dari DPD RI.

“Saya ucapkan selamat datang di Bumi Tambun Bungai- Kota Cantik Palangka Raya, sungguh merupakan kebahagian menyambut kedatangan senator DPD RI. Teriring permohonan maaf FGD tidak dapat diselenggarakannya di UPR, sehubungan pandemi covid, sehingga kami mengambil kebijakan untuk melockdown kampus sampai beberapa hari kedepan,” Ucap rektor dalam kata sambutanya.

Dijelaskan, bahwa UPR baru saja merayakan dies natalis ke 57 tanggal 10 November 2020. Yang mana UPR akan senantiasa terus berbenah guna mewujudkan cita-citanya menuju UPR Jaya Raya.

“Cukup banyak keberhasilan yang telah diraih baik dari sisi infrastruktur sarpras, akademik, kemahasiswaan dan yang lainnya juga sambil terus mengejar ketertinggalannya di banding kampus lain baik regional maupun nasional untuk menjadi kampus terbaik” katanya.

 

 

Rektor juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan Senator DPD RI untuk menjadikan UPR sebagai tempat dilaksanakannya Focus Group Discussion dengan tema Implementasi Peran dan Tugas DPD RI dalam melakukan pemantauan dan evaluasi rancangan Raperda dan Perda.

“Kegiatan FGD ini sejalan dengan upaya UPR untuk bisa semakin nyata mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan, UPR dalam perannya di bidang akademik, dan menjadi mitra pemerintah daerah dalam menyusun rancangan perda dan menjadi bagian penting dari implementasi perda itu sendiri.

“FGD ini adalah merupakan perwujudan kewenangan DPD untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap Raperda sesuai dengan amanat Undang-Undang No.02 Tahun 2018 tentang MD3, yang mana harus dioptimalisasi sebagai bentuk pengakuan bahwa DPD adalah wakil dari daerah di pusat yang lebih mengetahui kondisi daerahnya. Untuk itu saya mewakili seluruh civitas akademika Universitas Palangka Raya mengucapkan selamat ber FGD, semoga hasilnya dapat mendatangkan manfaat yang maksimal, khususnya bagi Kalimantan Tengah dan bagi Indonesia secara umumnya,”tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir 10 Senator yang dikomandani oleh Wakil Ketua Dr. H. Mahyudin, ST.,MM bersama para anggota yakni Hj. Yustina Ismiati, SH, MH, Habib Said Abdurrahman, Hasan Basri, SE, MH, H. Bambang Santoso, Aji Mirni Mawarni, ST., MM, Evi Apita Maya, SH.,M.Kn, Fernando Sinaga, S.Th, Zainal Arifin, A.Md. Kep, Habib Hamid Abdullah, SH., MH dan H. Gusti Farid Hasan Aman, SE., Akt., M.B.A. (Rul)

Berita Terkait