Menristekdikti Dukung ADB PTN Kalimantan

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi.

PALANGKA RAYA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi DR M Nasir, memberikan respon positif terhadap pengajuan dana pembangunan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kalimantan. Respon diberikan Nasir, ketika melakukan pertemuan dengan Kalimantan University Consortium (KUC), di Banjarmasin, Senin (4/3).

Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) DR Andrie Elia Embang SE MSi mengungkapkan, ADB merupakan kesepakatan antara KUC dengan Bank Pembangunan Asia (BPA) yang difasilitasi Kemenristekdikti. ADB terkait dengan rencana pembangunan sarana, dan prasarana perguruan tinggi yang menggunakan dana dari BPA.

“Pertemuan itu tahun 2016. Anggota KUC diminta membuat profosal rencana pembangunan perguruan tinggi. UPR mengajukan dana Rp1,4 triliun,” tegas Andrie, Selasa (5/3).

Total pengajuan dana KUC, ungkap Andrie, mencapai Rp8 triliun. Tahun 2017, Sekjen Kemenristekdikti meminta profosal yang diajukan dibedah kembali. Pertemuan berlangsung di Hotel Century Atlet Jakarta. Hasilnya ada pemisahan pengajuan pendanaan pembangunan perguruan tinggi.

Berdasarkan kesepakatan, jelas Andrie, pengajuan usulan pembangunan sarana, dan prasarana akan dibiaya melalui ADB. Sedangkan non sarana, dan prasanana, sepenuhnya pendanaan melalui Kemenristekdikti. Soal pendanaan itu, mendapatkan respon positif dari Menrisktekdikti DR M Nasir.

“Kita akan susun kembali profosalnya. Mudahan tahun 2019, kita bisa mendapatkan dana yang cukup untuk pembangunan UPR. KUC berkomitmen membangun perguruan tinggi di Borneo, sejajar dengan daerah lain,” ungkap Andrie.(redaksi)

Berita Terkait