Pelajar SMA Di Sumut, Antusias Kuliah Di UPR

Prof.Dr.Ir. Salampak Dohong MS

Uprjayarsya.com
Palangka Raya,
PALANGKA RAYA – Pendaftar mahasisa baru di Univeritas Palangka Raya (UPR) melalui tiga jalur penerimaan, pertama melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Wilayah Barat makin meningkat.

Dari ketiga jalur penerimaan tersebut, pertama kali dilaksanakan yakni SNMPTN. Jumlah pendaftar SNMPTN di UPR tahun 2020 sebanyak 2.602 orang. Jumlah ini meningkat dari tahun 2019 yang hanya 2.042 pendaftar.

Dari 2.602 pendaftar yang memilih UPR sebagai pilihan pertama sebanyak 1.684 pendaftar. Sedangkan, 918 pendaftar memilih UPR sebagai pilihan kedua. Untuk kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN minimal 20 persen.

Wakil Rektor Bidang Akademik UPR Prof Dr Ir Salampak Dohong MS mengatakan, peminat Sekolah Menegah Atas (SMA) di Kalteng kalah dibandingkan SMA dari Sumatera Utara (Sumut). Sedangkan pendaftar dari Kalteng lebih banyak dibandingkan dari Sumut.

“Di Provinsi Kalimantan Tengah hanya 171 dari 375 Sekolah Menengah Atas (SMA) mendaftar di Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) guna terdaftar sebagai perserta SNMPTN, sedangkan dari Sumatera Utara ada 247 SMA,” kata Salampak didampingi Koordinator Teknologi, Informasi dan Komunikasi Pusat UTBK UPR V, Abdi Gunawan, kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Salampak berharap Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mendorong SMA mendaftar perserta SNMPTN. Pasalnya, jumlah sekolah yang terdaftar sebagai peserta SNMPTN masih sangat minim.

“Pemerintah daerah perlu turun tangan agar sekolah menengah atas di Provinsi Kalimantan Tengah ini mendaftar sebagai peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi di Universitas Palangka Raya,” kata dia.

Salampak menambahkan, peminat masuk ke UPR melalui jalur SNMPTN hampir seluruh provinsi di Indonesia, kecuali SMA dari Papua Barat

“Peminat masuk di Universitas Palangka Raya sangat tinggi. Ini menunjukan bahwa kualitas pendidikan di universitas tertua dan terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah ini tidak kalah bersaing dari perguruan tinggi di daerah lain,” pungkasnya.(Novia)

Berita Terkait