Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fakultas Teknik UPR

Uprjayaraya.com

Palangka Raya,

Reformasi Birokrasi merupakan sebuah kebutuhan yang perlu dipenuhi dalam rangka memastikan terciptanya perbaikan tata kelola pemerintahan, termasuk tata kelola UPR. Tata kelola UPR yang baik adalah prasyarat utama pembangunan UPR menuju UPR Jaya Raya. Pemerintah telah menjalankan program reformasi birokrasi nasional sejak tahun 2010. Saat ini Reformasi Birokrasi telah masuk kepada periode ketiga atau terakhir dari Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional.

Hasil yang diharapkan dari Reformasi Birokrasi adalah terciptanya pemerintahan bersih, akuntabel, dan kapabel, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, profesional, serta bersih dari praktek Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN). Zona Integritas (ZI) adalah strategi percepatan Reformasi Birokrasi melalui pembangunan unit kerja pelayanan percontohan yang bebas darikorupsi (WBK) dan pelayanan yang prima (WBBM). Fokus pembangunan ZIadalah pada unit kerja yang mampu membangun budaya anti korupsi dan memberikan pelayanan prima sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Suandi Sidauruk, M.Pd., selaku Wakil Rektor Bidang Hukum, Organisasi dan Kemahasiswaan dalam kegiatan pencanangan Pembangunan Zona intergritas didua Fakultas yanga ada di Universitas Palangka Raya yakni diantara nya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan Fakultas Teknik, Senin 24 Agustus 2020.

“Sesuai dengan Surat Dirjen Dikti nomor 441/E.E1/OT/2020, tanggal 27 April 2020 tentang Pembangunan Zona Integritas di lingkungan PTN dan LLDIKTI, UPR menetapkan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) sebagai Fakultas yang diajukan sebagai Zona Integritas untuk mendapatkan predikat WBK/WBBM. Reformasi Birokrasi merupakan bagian materi mata kuliah di FISIP, oleh karena itu pemilihan FISIP sebagai percontohan pembangunan Zona Integritas menuju WBK WBBM menjadi tepat. Warga FISIP memiliki ruang memperdalam konsep Reformasi Birokrasi sekaligus menerapkannya” ungkap Suandi Sidauruk dalam sambutannya selaku Ketua Tim Zona Integritas UPR.

Ia kembali menambahman bahwa selain FISIP, Fakultas Teknik tahun ini ditetapkan sebagai pendamping pembangunan Zona Integritas di UPR. Penunjukan ini diharapkan Fakultas Teknik dapat membangun layanan prima berbasis IT agar UPR mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Civitas Akademika sangat menantikan hasil sinergi ke dua Fakultas ini dalam membangun Zona Integritas menuju WBK WBBK di UPR. (Novia)

Berita Terkait