PPs UPR Melaksanakan Sidang Promosi Doktor Yang Ke-6

Uprjayaraya.com
PALANGKA RAYA,
Program Pascasarjana (PPs) Universitas Palangka Raya (UPR) melaksanakan Sidang Promosi Doktor untuk ke enam kalinya. Kegiatan digelar di Aula Rahan UPR, Senin (08/02/2021).

Sidang kali ini atas nama Joko Santoso dengan judul Disertasi, Pemahaman Sikap dan Peran Umat Buddha Terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Tengah.

Sebagai Tim Penguji Diantaranya adalah Rektor Universitas Palangka Raya Dr. Andrie Elia, bertindak sebagai Ketua Komisi Sidang dan Sekertaris Komisi Sidang Prof. Dr. Ir. Yetrie Ludang, yang merupakan Direktur Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya.

Kemudian sebagai promotor Prof. Dr. Sulmin Gumiri, bersama Nina Yulianti sebagai Co-Promotor I, Dr. Ir. Hi. Masliani Co-Promotor II, Dr. Sidik Rahman Usop sebagai Penguji Luar Komisi I, Dr. Syamsuri, Penguji Luar Komisi II, Prof. Dr. I Nyoman Sudyana, Penguji Luar Komisi III, Prof. Dr. I Gusti Putu Suharta penguji Luar Perguruan Tinggi, Dr. Ir. Akhmad Rizali penguji tamu I dan Prof. Dr. Hesti Sudtyadi Penguji tamu II.

Dalam paparan disertasinya, Joko Santoso mengangkat pada Sikap dan Peran Umat Buddha Terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Tengah.

“Itulah yang merupakan judul Disertasi saya. Penelitian berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan sudah banyak dilakukan, namun penelitian yang spesifik berkaitan dengan ajaran Buddha dan umat Buddha belum ada sebelumnya. Penelitiaan ini akan menjadi gambaran dan masukan kepada masyarakat, khususnya umat beragama Buddha di Kalimantan Tengah, untuk meningkatkan pemaham dan kepedulian untuk melakukan peran nyata dalam berpartisipasi mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan,” paparannya.

Joko Santoso merupakan ASN Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah Satuan Kerja Bimbingan Masyarakat Buddha.

Lanjutnya, disertasi miliknya diharapkan menjadi sumbangan ilmu pengetahuan dalam rangka memperkaya konsep dan metode dalam ilmu pengetahuan.

“Terkhusus untuk memahami berbagai upaya dalam mencegah dan mengendali kebakaran hutan dan lahan di Indonesia khususnya di Kalimantan Tengah. Menjadi masukan bagi pemerintah dalam rangka menumbuh-kembangkan peran serta masyarakat dan tokoh agama serta pemeluk agama dalam rangka pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan,” ujar pria kelahiran Lampung 08 Juli 1982.

Ditambahkan, Pemerintah perlu melakukan pengembangan edukasi yang terus menerus untuk mempengaruhi pemahaman masyarakat sehingga mampu merubah sikap dan perilaku masyarakat kearah yang positif terkait kebakaran hutan dan lahan.

Terselesainya penelitian ini atas bimbingan dari Prof. Sulmin Gumiri, M.Sc. Ph. D, Ibu Nina Yulianti, SP., M.Si. Ph. D dan Dr. Ir. Hj. Masliani, MP, dan juga dukungan dari semua pihak terutama Universitas Palangka Raya, Direktur Pascasarjana, keluarga besar Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama, keluarga dan para sahabat.

Atas penyampaian disertasi tersebut, tim penguji kemudian memberikan nilai, yakni sangat memuaskan yakni nilai 4.0. “Tulisan disertasi ini akan memperkaya ilmu pengetahuan kita. Materi dalam penilitian semoga dapat menjadi materi yang dapat dipergunakan untuk masyarakat umum. Terima kasih dan selamat kepada Bapak Joko Santoso yang berhasil mendapat gelar Doktor,” tutup rektor UPR Dr Andrie Elia. (Rul)

Berita Terkait