Pascasarjana UPR Terima Mahasiswa Baru 2019/2020

Prof Dr Ir Yetrie Ludang MP

PALANGKA RAYA – Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR) kini membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Program Doktor (S3) dan Magister (S2) Tahun Akademik 2019/2020. Penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana UPR ini sudah dibuka sejak 8 April lalu dan akan ditutup pada 12 Juli 2019 mendatang. Sedangkan untuk seleksinya dilaksanakan pada 20 Juli 2019.

Direktur Pascasarjana UPR, Prof Dr Ir Yetrie Ludang MP mengatakan, berbagai program bisa dipilih sesuai dengan minat yang diinginkan pendaftar.

“Ada 11 Program Magister dan satu Program Doktor yang dibuka untuk mahasiswa baru,” kata Yetrie kepada uprjayaraya.com, Senin (6/5/2019).

Program Doktor terdiri atas Doktor Ilmu Lingkungan.

Sedangkan Program Magister terdiri dari :

  1. Magister Sain Manajemen
  2. Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan
  3. Magister Pendidikan Bahasa Inggris
  4. Magister Pendidikan Luar Sekolah
  5. Magister Pendidikan Kimia
  6. Magister Pendidikan Biologi
  7. Magister Ilmu Hukum
  8. Magister Ilmu Ekonomi
  9. Magister Pendidikan Dasar
  10. Magister Pendidikan Ekonomi
  11. Magister Pendidikan IPS.

“Untuk persyaratan, program pascasarjana ini terbuka bagi semua calon yang berlatarbelakang sarjana lulusan perguruan tinggi negeri maupun swasta,” papar Yetrie.

Kemudian, bagi yang sudah bekerja, mendapatkan rekomendasi dari atasannya. Mengikuti tes masuk (TPA dan wawancara), serta ada surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari dokter.

Khusus untuk Program Doktor Ilmu Lingkungan, lanjutnya, pada saat mendaftar wajib menyerahkan proposal tentatif.

Tempat pendaftaran, calon mahasiswa baru bisa langsung datang ke Program Pascasarjana, Jalan H Timang, lingkungan Kampus UPR, atau kunjungi email: pps@pasca.upr.ac.id dan web: http://pps.upr.ac.id.

Untuk informasi lebih lanjut, peminat juga bisa menghubungi kontak person atas nama Rommi Hendrawan ST (Hp/WA 0811 5205 300), Suwandi SPd (Hp 0821 45193 2155), dan Suryana Pagia S.PSi (Hp 0852 3412 4249). (mz/red)

Berita Terkait