Program Pascasarjana UPR Dipromosikan di Kapuas

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menyerahkan cinderamata kepada Direktur Program Pascasarjana UPR Prof Dr Yetrie Ludang saat melaksanakan promosi di Kuala Kapuas, Rabu (18/9/2019).

PALANGKA RAYA – Tim dari Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR) bertandang ke Kabupaten Kapuas pada Rabu (18/9/2019).

Kedatangan tim tersebut untuk mempromosikan keberadaan Program Pascasarjana UPR. Kedatangan tim yang diketuai Holten Sion ini ke Kabupaten Kapuas dihadiri Direktur Program Pascasarjana UPR Prof Dr Yetrie Ludang MP dan sejumlah pejabat di lingkup Program Pascasarjana UPR.

Setibanya di Kota Air (Aman, Indah dan Ramah), tim Program Pascasarjana UPR disambut Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat, Pj Sekretaris Daerah Andres Nuah dan sejumlah kepala dinas kabupaten setempat.

Pada kesempatan itu, Direktur Program Pascasarjana UPR Prof Dr Yetrie Ludang menjelaskan, saat ini UPR, Program Pascasarjana terus berbenah untuk memberikan dan menjamin kualitas kelulusan yang mumpuni dan berdaya saing.

“Di Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya, kami lebih menitikberatkan pada mutu. Ada 12 program studi yang kami tawarkan, dan kedepan ada program studi baru,” kata Prof Yetrie kepada uprjayaraya.com, Kamis (19/9/2019).

Ia berharap dengan adanya promosi tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kapuas tidak perlu lagi melanjutkan studi S2 dan S3 pada perguruan tinggi di luar Provinsi Kalteng. Karena du daerah kita sendiri sudah ada.

“Meningkatkan pendidikan sangat penting. Kalau ingin melanjutkan studi S2 dan S3 tidak perlu jauh, di Program Pascasarjana UPR lebih dekat dengan Kabupaten Kapuas,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengaku sangat mendukung UPR dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan.

Ia juga berharap kedatangan tim Program Pascasarjana UPR ini menjadi momentum dalam upaya peningkatan SDM bidang pendidikan di Kabupaten Kapuas, khususnya guru berstatus ASN maupun guru non ASN.

“Saya inginkan tenaga pengajar sudah S1 dan S2. Sesegera mungkin kita buat kesepakatan dengan UPR mengenai solusi dan mekanisme dalam peningkatan SDM di Kabupaten Kapuas,” kata Ben. (yfd/red)

 

Berita Terkait