UKM Gumas Dilatih Promosikan Produk Pakai Media Sosial

Dr Luluk Tri Harinie SE MM dan anggota Tim Pelaksana PKM Program Pascasarjana UPR, melakukan sosialisasi cara berpromosi produk usaha melalui media sosial kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Gumas.

PALANGKA RAYA – Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), dilatih menggunakan media sosial (medsos) untuk mempromosikan produknya.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan itu, diinisiasi Tim Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR) yang diketuai Dr Luluk Trie Harinie SE MM bersama dua anggota, Dr Alexandra Hukom SE MSi dan Juma’eh SE.

“Para pelaku UKM ini kami latih menyebarkan informasi tentang produk melalui penggunaan media sosial, sebagai sarana komunikasi dengan konsumen,” tutur Dr Luluk Tri Harinie SE MM, kemarin.

Dijelaskan, jaringan dalam media sosial merupakan bentuk baru dari dialog antara “consumer to consumer” dan “business to consumer” yang memiliki implikasi besar terhadap pemasaran. Dari alat itu, kemudian disebarkan melalui chatting pada aplikasi medsos WhatsApp (WA).

Dr Luluk berpendapat, pemasaran dengan medsos memungkinkan wirausahawan membangun hubungan sosial yang lebih personal dan dinamis, dibandingkan dengan strategi pemasaran tradisional. Selain itu, wirausahawan juga dapat membuat interaktif digital promosi produk usaha sesuai keinginannya.

“Dan tak kalah penting, cara promosi demikian tanpa mengeluarkan biaya promosi sama sekali. Yang diperlukan hanya kreativitas dari para wirausahawan dalam membuat gambar-gambar dan kata-kata yang mudah dipahami, sehingga menarik minat masyarakat untuk membaca dan memahami pesan yang dibagikan melalui aplikasi chatting di media sosial,” ungkapnya.

Sementara usai melakukan pendampingan, PKM Program Pascasarjana UPR, pada November 2019 tadi, melanjutkan kegiatan dengan monitoring dan evaluasi akhir pada mitra PKM. Tujuannya, mengukur tingkat pemahaman wirausahawan dalam melakukan kegiatan promosi secara daring, serta mengetahui apakah pelaksanakan kegiatan PKM dapat memberikan manfaat bagi mitra PKM dalam pengembangan usahanya.

Dari kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan, diketahui para wirausahawan mitra PKM sudah mampu dan mahir dalam membuat model promosi produk yang menarik secara daring.

“Diakui juga oleh mitra PKM, bahwa dengan adanya kegiatan PKM ini terbukti mampu meningkatkan volume penjualan produk mereka dibanding bulan-bulan sebelumnya,” tutup Dr Luluk Tri Harinie.(il/red)

Berita Terkait