Proposal KBMI Mahasiswa UPR Lolos Seleksi

 

Uprjayaraya.com
PALANGKA RAYA,
Proposal Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) dinyatakan layak mendapat dukungan dari Ditjen Belmawa Kemenristekdikti. Proposal yang akan mendapat pendanaan untuk berwirausaha dengan nilai puluhan juta tersebut berjudul Kasai Kesultanan Bawi Lamus, yakni produk kosmetik.

Proposal tersebut adalah karya mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) dari program studi (Prodi) Akuntansi yakni Althof Valentino dan mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi Widyawati Dewi, Friska Anugrahni bersama Meli Wulandari.

Saat dibincangi, Rektor UPR dr Andrie Elia mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi ketiga mahasiswanya teresebut. “Dari 10 proposal yang diajukan ternyata 1 proposal berhasil membawa nama harum UPR. Saya ucapkan selamat. Harapan saya, pergunakan modal yang akan diberikan pemerintah tersebut dengan benar-benar,” tulis Andrie dikonfirmasi melalui pesan WA, Rabu (14/10/2020).

Lanjut Rektor bahwa prestasi tersebut juga atas peran serta dosen pembimbing yang mendampingi mahasiswa tersebut dengan tulus hati.

“Terima kasih kepada Merisa Oktaria dan Rinto Alexndro sebagai dosen pembimbing yang telah berhasil mendampingi mahasiswa dalam menyusun proposal KBMI tahun 2020,”ucapnya.

Diterangkan, melalui program KBMI diharapkan akan lahir karya kreatif yang inovatif dalam membuka peluang bisnis yang berguna bagi mahasiswa setelah menyelesaikan studi.

“Semoga prestasi Universitas Palangka Raya ini mampu menginspirasi bagi kaum muda di era milenial dan mampu membawa UPR ke kancah regional,nasional dan internasional” pungkasnya.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu, Ditjen Belmawa Kemenristekdikti menyelenggarakan Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI). Kegiatan diselenggarakan dalam rangka mendorong munculnya wirausahawan muda di perguruan tinggi.

Program ini diikuti dan dikompetisikan secara nasional. Kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak 2017 lalu ini tak lepas dari tahapan seleksi yang ketat dan bertahap.

Penilaian proposal yang masuk dalam KBMI didasarkan atas beberapa kriteria, antara lain, tujuan mulia dari bisnis yang dijalankan, target spesifik pelanggan, ide produk, strategi peningkatan penjualan, strategi manajemen SDM, hingga strategi analisis.

Proposal yang lolos KBMI 2020 ini akan diberikan pendanaan pengembangan usaha pada peserta program KBMI sebesar Rp10.000.000, hingga Rp 40.000.000. (Rul)

Berita Terkait