Ratusan Pegawai Rektorat UPR Dikumpulkan

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi didampingi Wakil Rektor Prof Suandi Sidauruk, Prof Salampak, dan Prof Suriansyah Murhaini, Rahu (02/01/2019), memberikan arahan kepada ratusan pegawau rektorat.

PALANGKA RAYA -Ratusan pegawai rektorat Universitas Palangka Raya (UPR), baik Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun tenaga kontrak, Rabu (02/01/2019), dikumpulkan di aula Rahan. Mereka berkumpul untuk mendengarkan arahan dari Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE MSi.

Selain itu, Rektor bersama seluruh Wakil Rektor, langsung melakukan pengecekan tingkat kehadiran pegawai di rektorat pada hari pertama kerja tahun 2019. Kegiatan itu, menindaklanjuti Intruksi Inspektur Jendral (Irjen) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), untuk melihat tingkat disiplin pegawai.

Dalam arahannya, Andrie kembali mengingatkan, soal disiplin kerja ASN, dan tenaga kontrak. Pasalnya, kinerja seluruh pegawai akan dilakukan penilaian secara berjenjang. Kinerja Rektor akan langsung dinilai Irjen Kemenristekdikti. Sedangkan Wakilnya, akan dilakukan penilaian oleh Rektor.

“Begitu seterusnya, Biro, Bagian, Dekan, Wakil Dekan sampai staf, akan dinilai kinerjanya. Tahun 2019, kinerja semuanya harus terukur,” ungkap Andrie, didampingi Wakil Rektor, Prof Sulmin Gumiri, Prof Salampak, Prof Suandi Sidauruk, dan Prof Suriansyah Murhaini.

Dijelaskan Rektor, dalam peningkatab kinerja, seluruh pegawai wajib membuat lapotan kerja. Laporan sesuai dengan bidang yang ditanganinya. Laporan disampaikan secara berjenjang, dan berkala. Hal itu sebagai tolak ukur kinerja seseorang, apakah masih layak pada posisi tersebut, atau harus dimutasi.

Diungkapkan Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng itu, sebagai penghargaan yang diberikan kepada pegawai, tunjangan kinerja sudah dinaikkan sesuai dengan jabatan, dan beban kerja. Tentu peningkatan tunjangan, harus diiringi dengan kinerja yang memuaskan. Kalau tidak, ada sanksi yang diberikan.

“Tahun 2019, kinerja kita harus baik. Itu untuk menunjang UPR berdaya saing. Jangan malas-malasan, karena kita semua dinilai,” tegas Andrie.(redaksi)

Berita Terkait