Rektor Ajak Semua Pihak Terlibat Wujudkan UPR Bertaraf Internasional

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi berdiskusi santai dengan Wakil-Wakil Rektor, dan jajaran terkait, soal rencana besar pengembangan UPR sebagai perguruan tinggi bertaraf internasional, Kamis (27/12/2018).

PALANGKA RAYA – Pengembangan Universitas Palangka Raya (UPR), tidak visa hanya mengandalkan keterlibatan pemerintah sendiri. Tentu perlu adanya keterlibatan pihak swasta, untuk menjadikan perguruan tinggi tertua di Kalimantan Tengan itu, menjadi lembaga pendidikan berstandar internasional.

Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE MSi mengakui, tidak mudah menjadikan sebuah perguruan tinggi mempunyai standar internasional. Namun itu bukan menjadi sesuatu yang mustahil. Tinggal bagaimana keseriusan dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Tentu butuh waktu panjang, dan tidak sedikit biaya yang dikeluarkan.

“Kami menyadari, itu tidak mudah. Tapi harus diwujudkan. Sekarang waktunya kita memulai. Saya ingin meletakkan pondasinya, nanti tinggal dilanjutkan pimpinan berikutnya,” tegas Andrie, Jumat (28/12/2018).

Menurut Andrie, UPR sudah punya masterplan pengembangan kedepan. Lingkungan perguruan tinggi terbesar di Kalteng itu, akan dibuat sebagaimana kebanyakan kampus di Indonesia, bahkan dunia. Akan banyak fasilitas penunjang yang membuat mahasiswa merasa betah ketika menempuh pendidikan.

Keinginan itu, jelas Andrie, memang tidak bisa dilakukan UPR sendiri dengan mengandalkan dana dari pemerintah. Harus ada sokongan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, lembaga kementerian, khususnya kepedulian dunia usaha. Tanpa dukungan, tentu akan sulit mewujudkan UPR Jaya Raya.

“Kami siapkan pondasi pengembangannya. Soal dana, kita akan cari. UPR sedang giat menjalin kerjasama dengan sejumlah pihan, baik pemerintahan, maupun swasta. Itu strategi kita mewujudkan UPR Jaya Raya, bertarah internasional,” ungkap Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng itu.

Berita Terkait