Rektor UPR dapat Apresiasi Dari Kapolda Kalteng

Yang dirilis melalui vidio yang berdurasi 1:34 menit. Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prastyo, M.Hum., M.Si., M.M. saat memberikan ucapan terimah kasih kepada rektor upr Dr. Andrie Elia S.E., MS.i yang telah ikut mengawal dan menenangkan mahasiswa saat unjuk rasa menolak UU Omnibus law didepan gedung DPRD Provinsi Kalteng baru-baru ini.

 

Uprjayaraya.com
Palangka Raya,
Irjen pol Dedi Prasetyo menyampaikan rasa Terima kasihnya kepada Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia, S.E.,MS.i yang turut meredakan kerusuhan aksi unjuk rasa penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di halaman DPRD Kalteng beberapa hari lalu.

Ucapan terima kasih disampaikan langsung Kapolda beserta jajarannya dalam rekaman video berdurasi 01.34 menit.

“Saya Kapolda Kalteng bersama staf, menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para rektor, khususnya rektor UPR, dalam rangka meredam aksi unjuk rasa menentang UU Omnibus law, ” Katanya di menit 00.41 menit.

Lanjutnya, kehadiran rektor Dr Andrie Elia saat itu sangat membantu tugas kepolisian dalam menjalankan tugasnya mengamankan jalannya aksi.

“Dengan kehadiran pak Rektor, massa dapat dikendalikan dengan baik dan unjuk rasa dapat berakhir dengan damai,” Katanya.

Dedi juga berharap, kedepannya rektor untuk dapat selalu mendampingi mahasiswanya di dalam menyampaikan pendapat dimuka publik. Hal tersebut guna mengantisipasi penyusup dan orang yang tidak bertanggung jawab.
“Ini guna mengantisipasi di susupi peserta aksi oleh kelompok tertentu yang dapat menggangu jalannya unjuk rasa yang kita harapkan dapat berakhir dengan aman dan damai,” tutupnya.

Rektor UPR Dr. Andrie Elia S.E., MS.i

Sementara itu rektor UPR Dr Andrie Elia, saat dibincangi melalui pesan WA, menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam menjaga keamanan pelaksanaann aksi tersebut. Dia menjelaskan, mahasiswa adalah agen perubahan dan kaum intektual. Yang dalam menyampaikan aspirasi tentu diawali dengan data dan kajian.

“Menyampaikan aspirasi itu adalah hak semua warga negara, begitu juga mahasiswa. Saya berterima kasih kepada petugas kepolisian yang telah mengamankan aksi unjuk rasa dengan sabar, ” ucap rektor yang juga berharap agar mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya dengan mengkedepankan budaya ramah. (Rul)

 

 

Berita Terkait