Rektor UPR Turut Berdukacita Atas Musibah Tenggelamnya Kapal Paspampres

Uprjayaraya.com
Palangka Raya,
Rombongan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang mengalami kecelakaan perahu di Sungai Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (09/3/2020), meninggal kan dukacita mendalam bagi masyarakat Indonesia secara umum dan masyarakat Kalimantan Tengah secara khusus.

Dalam musibah tersebut tujuh orang meninggal dunia termasuk Dandim 1011/Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono. Korban lainnya adalah tenaga kontrak Taman Nasional Sebangau dan Manggala Agni, yaitu Abi Damansyah, Mutiara, Tyas Novianti, Ibnu Yudhistira Hendrawan, Umrottus S dan Mansyah.

Kejadian ini juga tidak lepas dari perhatian Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Dr. Andrie Elia SE MSi, Pimpinan tertinggi kampus UPR tersebut menyampaikan rasa belasungkawa dan dukacita yang mendalam atas musibah yang menimpa para korban.

“Civitas akademik Universitas Palangka Raya turut berdukacita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalam nya atas musibah ini” ujar Dr. Andrie Elia saat dihubungi via whatsAap.

Diketahui para korban yang tenggelam saat melakukan simulasi pengamanan dalam rangka kunjungan Ratu Belanda yang direncanakan pada 11 hingga 13 Maret 2020.

Selain simulasi, petugas Paspampres tersebut juga membawa logistik untuk kebutuhan kunjungan kerja Raja dan Ratu Belanda yang dijadwalkan juga akan berkunjung ke Kalimantan Tengah.

“Kami menyampaikan agar keluarga yang ditinggal tetap tegar dan kuat, doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia dan masyarakat Kalteng turut menyertai keluarga korban yang ditinggalkan” ujar Dr. Andrie Elia SE MSi.(Novia)

Berita Terkait