Andrie Elia : Mahasiswa Papua Anak-anak Saya Juga

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, Jumat (7/9/2019), bernyanyi bersama mahasiswa asal Papua sebagai penyemangat dan menunjukan bahwa mahasiswa Papua juga memiliki orang tua selama berkuliah di UPR.

PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi, di tengah kesibukannya berkesempatan mengunjungi Asrama Mahasiswa asal Papua, dan berdialog langsung dengan puluhan mahasiswa setempat, Jumat (6/9/2019).

Didampingi Wakil Rektor bidang Hukum, Organisasi, SDM dan Kemahasiswaan Prof Dr Suandi Sidauruk MPd, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Ir Salampak MS, dan sejumlah pejabat lainnya, orang nomor satu di UPR ini berdialog dengan 64 mahasiswa asal Papua.

Dalam dialog tersebut, Rektor dan jajaran mendengarkan langsung berbagai keluhan dan kendala yang dialami mahasiswa Papua selama menempuh pendidikan di UPR.

Keluhan dan kendala yang dialami itu, seperti fasilitas asrama, keamanan dan kenyamanan selama tinggal di Palangka Raya, dan lain-lain.

 

Menanggapi apa yang menjadi persoalan mahasiswa Papua, Rektor UPR segera meminta jajaran terkait di UPR untuk segera membenahi fasilitas yang ada di asrama secara bertahap, menyesuaikan ketersediaan anggaran.

“Untuk persoalan keamanan dan kenyamanan, saya yang menjamin. Mahasiswa Papua ini anak-anak saya juga, sama dengan mahasiswa dari daerah lain. Yang penting, anak-anak harus tetap semangat belajar. Kalau ada yang berani macam-macam dengan kalian, lapor saya,” tegas Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini.

Di tempat sama, Ketua Himpunan Mahasiswa Papua (Himapa) Yosafat Sani, menuturkan, dia dan rekan-rekan mahasiswa asal Papua berkomitmen untuk tinggal di Kalteng dengan menjunjung tinggi Falsafah Huma Betang.

“Kami di sini juga telah sepakat untuk tidak terpancing isu-isu negatif yang beredar belakangan ini. Tetapi, akan tetap fokus berkuliah untuk membanggakan orang tua,” ungkapnya.

Sementara itu, Ferdinando Tenau, mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan Program Pascasarjana UPR, mengaku sangat terharu, bangga, sekaligus menjadi catatan sejarah tersendiri bagi mereka atas kunjungan Rektor UPR ini.

Pasalnya, sudah tiga kali ganti rektor, baru Rektor Dr Andrie Elia SE MSi yang mau mengunjungi Asrama Mahasiswa Papua. Karena pada kepemimpinan rektor sebelumnya, dia dan rekan tidak pernah bertemu langsung dengan rektor saat ingin bertemu di Rektorat.

“Terima kasih Pak Rektor, karena sudah mau mengunjungi kami anak-anakmu dari Papua ini. Kami berjanji akan belajar dengan giat, dan akan tetap menjunjung tinggi Falsafah Huma Betang selama tinggal di Palangka Raya,” tukasnya.

Di akhir kunjungan itu, Rektor bersama puluhan mahasiswa asal Papua dalam suasana keakraban menyanyikan lagu Anggrek Hitam yang dipopulerkan Loela Drakel. Ini untuk memberi semangat kepada mahasiswa Papua selama menempuh pendidikan di UPR. (il/red)

 

Berita Terkait