Begini Penjelasan Rektor Soal Pelaksanaan Wisuda Dua Sesi

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi saat berpidato di hadapan ribuan peserta wisuda Sarjana S1 dan S2 di Aula Palangka, Sabtu (27/4/2019).

PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi menjelaskan, wisuda Sarjana Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2) terbagi dua sesi pada Sabtu (27/4/2019).

Sesi pertama dilaksanakan pada pagi dan sesi kedua pada malam harinya.

“Kenapa pelaksanaan wisuda terbagi dua kali, karena gedung ini tidak bisa menampung jumlah mahasiswa yang diwisuda secara sekaligus,” kata Andrie ketika menyampaikan sambutan pada acara wisuda sarjana tersebut di Aula Palangka.

Berbeda dengan di Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), Kalimantan Selatan, tambah Rektor, ada salah satu gedung di perguruan tinggi tersebut bisa menampung 5.000 hingga 6.000 mahasiswa. Sehingga bisa diwisuda sekaligus.

Meski saat ini UPR belum memiliki gedung yang bisa menampung jumlah mahasiswa yang diwisuda sekaligus, namun Rektor UPR berkeinginan di tahun 2020 mendatang, hal itu bisa terwujud.

“Kami berharap di tahun 2020 mendatang adanya pembangunan gedung untuk menampung ribuan mahasiswa sekaligus,” kata Andrie.

Untuk diketahui, saat ini UPR telah mengusulkan anggaran peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) kepada pemerintah pusat.

“Kami berharap usulan ini dapat disetujui, untuk pembenahan sarana dan prasarana. Sehingga proses pembelajaran di UPR semakin lebih baik serta maksimal,” ungkapnya. (yfd/red)

Berita Terkait