Dosen Muda Diminta Bekerja Profesional

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi didampingi para Wakil Rektor, memberikan arahan pada pembekalan dan penyerahan SK CPNS 2018 di lingkungan UPR, Senin (10/6/2019).

PALANGKA RAYA – Mengawali masa kerja sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), 69 orang Dosen Muda diingatkan agar bekerja dengan profesional.

Pasalnya, kesempatan yang diraih tersebut tidak akan datang untuk kedua kalinya. Sehingga menjaga integritas dan profesionalisme sebagai seorang dosen, perlu dilakukan dengan baik.

“Pesan saya kepada mereka (Dosen Muda), tunjukanlah bahwa mereka putera dan puteri terbaik Indonesia yang terpilih menjadi dosen. Saya bilang mereka terbaik, karena berhasil menyisihkan ribuan orang saat tes CPNS 2018 lalu,” ujar Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi, Senin (10/6/2019).

Menurutnya, profesi sebagai dosen merupakan profesi yang mulia. Untuk itu, jaga integritas, tetap mengabdi sesuai dengan cita-citanya sebagai tenaga dosen yang bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalteng, dan Indonesia pada umumnya.

“Ujung tombaknya adalah mereka, dalam meningkatkan SDM di Kalteng. Tapi kalau ada yang macam-macam ketika menjadi dosen nanti, seperti menjual diktat ke mahasiswa dan lain sebagainya, saya akan pecat tanpa harus melayangkan surat peringatan terlebih dulu,” tegas Ketua Harian DAD Kalteng ini.

Andrie menambahkan, menjaga integritas dan profesionalisme sebagai seorang tenaga pendidik merupakan hal mutlak. Sebab dengan integritas dan profesionalisme itu, diyakini akan membawa manfaat di masa yang akan datang.

“Manfaat yang saya maksud, kalau bekerja dengan sungguh-sungguh dan mau terus belajar, ke depan akan ada semacam beasiswa untuk menempuh pendidikan lanjut ke S3 dari pemerintah. Tidak hanya di dalam negeri, bisa juga ke luar negeri seperti kebanyakan dosen di UPR saat ini,” ungkapnya. (il/red)

Berita Terkait