Dua Prodi FK UPR Raih Akreditasi B

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Ir Salampak MS didampingi Karo Umum dan Keuangan UPR Iring SE MSi, memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Aula Rahan Rektorat UPR, Jumat (31/8/2019).

 

PALANGKA RAYA – Usai mendapat hadiah kejutan ‘Akreditasi A’ untuk Program Studi (Prodi) Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Palangka Raya (FISIP UPR) belum lama ini, universitas terbesar dan tertua di Kalteng ini kembali mendapat hadiah yang luar biasa.

Pasalnya, bertepatan dengan pelaksanaan wisuda periode Agustus 2019, Sabtu (31/8/2019), saat yang sama pula Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi beserta seluruh civitas akademika UPR mendapat kejutan Akreditasi B dari dua Prodi di Fakultas Kedokteran (FK) UPR. Dua Prodi yang meraih Akreditasi B tersebut, yakni Prodi Pendidikan Dokter dan Prodi Profesi Dokter.

“Ini suatu capaian yang luar biasa dalam rangka menuju UPR Jaya Raya, dan salah satu bukti apabila semua komponen di UPR bekerja dan membangun dengan pikiran terbuka, hati yang bersih. Selain itu, ini adalah bukti jika seluruh komponen bekerja sesuai dengan pesan Bapak Menteri Ristekdikti yaitu kerja ikhlas, kerja mawas, kerja cerdas, kerja keras, kerja tuntas, kerja berkualitas, dan kerja selaras,” tutur Wakil Rektor bidang Akademik UPR, Prof Dr Ir Salampak MS kepada uprjayaraya.com, Sabtu (31/8/2019) malam.

Sebagai informasi, lanjutnya, mulai dari akhir 2018 atau sejak Dr Andrie Elia SE MSi dilantik menjadi Rektor hingga Maret 2019, UPR telah mengajukan usulan akreditasi untuk 22 Prodi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Hasilnya, dari 22 prodi yang diusulkan, Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP memperoleh Akreditasi A dengan nilai 371. Kemudian 13 Prodi mendapat Akreditasi B, dan 8 Prodi lainnya masih dalam proses menunggu visitasi lapangan.

“Dengan demikian sampai hari ini (Sabtu, 31/8/2019), capaian akreditasi prodi di UPR yakni Akreditasi A satu Prodi, Akreditasi B 36 Prodi, Akreditasi C 10 Prodi, Akreditas C bawaan sebanyak tujuh Prodi atau Prodi baru yang belum akreditasi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dia juga menginformasikan jika UPR memiliki akreditasi institusi saat ini dengan nilai B, dan pada 2021 mendatang UPR akan melakukan akreditasi institusi.

“Kami berharap UPR memperoleh akreditasi yang lebih baik, yaitu adanya peningkatan dari Akreditasi B menjadi Akreditasi A. Untuk itu, kami mohon dukungan dan doa dari semua pihak, untuk UPR Jaya Raya,” tutup Prof Salampak. (il/red)

Berita Terkait