Jadwal Kuliah Mahasiswa Menjadi Kendala KKN-T 2019

Kepala LLPM UPR Dr Ir Aswin Usup MSi berbincang santai dengan Rektor Dr Andrie Elia SE MSi, sesaat sebelum melepas mahasiswa KKN-T Periode I 2019 belum lama tadi.

PALANGKA RAYA – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Palangka Raya (LPPM-UPR), mengungkapkan, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Periode I 2019 terkendala adanya beberapa jadwal kuliah mahasiswa.

Kepada uprjayaraya.com, Rabu (19/6/2019), Kepala LPPM UPR Dr Ir Aswin Usup MSi, mengatakan, awalnya pihaknya akan menetapkan jumlah SKS mahasiswa yang berhak mendaftar KKN-T sebesar 120 sampai 130 SKS.

Namun dengan pertimbangan agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu sebagaimana yang diinginkan Rektor Dr Andrie Elia SE MSi, dan pertimbangan akreditasi, maka LPPM UPR akhirnya mengurangi jumlah SKS itu menjadi 110 SKS.

“Kendalanya, masih ada juga mahasiswa yang harus kuliah, dan mengharuskan bolak-balik ke kota dari lokasi KKN,” ujarnya.

Jadinya tidak sedikit mahasiswa berlomba untuk mencari lokasi KKN yang dekat dengan kota Palangka Raya.

Di sisi lain, kuota untuk melaksanakan KKN di dalam kota sangat terbatas. Sehingga mahasiswa harus meninggalkan lokasi KKN untuk berkuliah. (il/red)

Berita Terkait