Kabut Asap Kian Pekat, UPR Liburkan Perkuliahan

Prof Dr Ir Salampak MS

PALANGKA RAYA – Libur proses belajar mengajar di sekolah akibat kian pekatnya kabut asap di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tidak hanya diberlakukan pada sekolah Taman Kanak-kanak (TK), SD, SMP dan SMA saja. Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Palangka Raya (UPR) juga terpaksa meliburkan proses perkuliahan di lingkungan kampus tersebut.

Dalam surat edaran nomor UN24/LL/2019 tanggal 15 September 2019 yang ditujukan kepada Wakil Rektor, Dekan Fakultas dan Direktur Pascasarjana UPR, diumumkan bahwa libur sementara kegiatan perkuliahan ini sebagai tindaklanjut dari hasil rapat unsur Pimpinan UPR tanggal 25 September 2019, tentang pelaksanaan perkuliahan mahasiswa. Di mana penyebabnya adalah kondisi kabut asap yang sudah sangat membahayakan di wilayah Kota Palangka Raya.

Poin-poin pengumuman dimaksud yakni kegiatan perkuliahan diliburkan/dinonaktifkan sementara mulai Senin Selasa dan Rabu (tanggal 16, 17 dan 18 September 2019). Selama kuliah diliburkan, diminta agar para dosen memberikan tugas sebagai pengganti jam tatap muka dalam perkuliahan.

Namun demikian, kegiatan pelayanan administrasi, bimbingan dan konsultasi harus tetap aktif seperti biasanya.

Apabila kondisi kabut asap atau kualitas udara di Kota Palangka Raya kembali normal, maka proses belajar mengajar kembali diaktifkan sebagaimana mestinya.

Surat edaran tersebut ditandatangani Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Ir Salampak MS dan ditembuskan kepada Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti di Jakarta, Rektor UPR, Satuan Pengawas Internal UPR, serta Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan UPR di Palangka Raya.(il/mz/red)

Berita Terkait