Kemen Kastrat BEM UPR Gelar Diskusi tentang Pendidikan

Suasana diskusi tentang pendidikan yang digelar Kemen Kastrat BEM UPR.

PALANGKA RAYA – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran mahasiswa bahwa Kalteng sekarang ini tidak sedang baik-baik saja, Kementerian Kajian Strategi (Kastrat) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Palangka Raya (BEM UPR), menggelar diskusi khusus. Diskusi ini terutama tentang pendidikan.

“Diskusi ini kami lakukan, dalam rangka menumbuhkan kesadaran mahasiswa bahwa Kalteng sekarang ini tidak sedang baik-baik saja. Makanya kami melaksanakan kegiatan malam produktif, berupa diskusi pada Jumat (5/4/2019),” sebut Presiden BEM UPR Karuna Mardiansyah, Senin (8/4/2019).

Diskusi yang mengangkat isu tentang pendidikan di Kalteng itu, diikuti sekitar puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas di UPR, Demisioner Pengurus BEM UPR, dan Komunitas 1000 Guru sebagai pengisi materi.

“Kegiatan diskusi ini merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan Kementerian Kastrat. Rencananya akan rutin dilaksanakan tiap bulan, mengingat diskusi merupakan cara terbaik kita sebagai mahasiswa untuk mengkaji dan mengkritisi segala hal yang terjadi di regional kita,” katanya.

Sementara dari hasil diskusi, imbuh Karuna, dapat diketahui bahwa pendidikan di Kalteng sendiri masih sangat kurang dalam berbagai segi.

Di antaranya, pemerataan, sarana dan infrastruktur, serta kuantitas maupun kualitas guru, khususnya di daerah perdesaan.

O‌leh sebab itu, Karuna berharap, melalui diskusi-diskusi yang dilakukan BEM UPR, dapat senantiasa membakar semangat mahasiswa.

Kemudian, meningkatkan tingkat kekritisan berfikir. Karena  mahasiswa adalah agen perubahan yang tidak boleh lalai dalam kesewenangan dan kelalaian pemerintah yang terjadi di daerahnya. (il/red)

Berita Terkait