Kepedulian Dunia Usaha Terhadap Pendidikan Perlu Terus Didorong

Rektor UPR Dr Andrie Elia bersama Dirut Bank Kalteng Yahya Diasmono meninjau Ruang Kuliah Bank Kalteng di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPR, yang baru diresmikan pada Senin (2/9/2019).

PALANGKA RAYA – Kedepan, Universitas Palangka Raya (UPR) ingin mendorong kepedulian dunia usaha terhadap pendidikan, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah ini. Karena sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007, menyatakan bahwa perusahaan kalau sudah berbentuk PT (Perseroan Terbatas) dan bergerak di suatu wilayah, punya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Tanggung jawab sosial dunia usaha ini semestinya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya dalam bidang pendidikan di perguruan tinggi.

Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE MSi mengungkapkan, di Kalteng terdapat sekitar 300 perusahaan besar swasta (PBS) hingga berskala nasional. Namun sangat sedikit yang peduli dengan pendidikan.

“TJSL sama dengan CSR. Perusahaan yang sudah berbentuk PT, wajib mematuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007, salah satunya memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat di daerah tempat perusahaan itu beroperasi, termasuk memajukan pendidikan,” kata Rektor UPR pada peresmian Ruang Kuliah Bank Kalteng di lingkungan Fakultas Ekonomi Bisnis UPR, Senin (2/9/2019).

Hal itulah, lanjut Rektor UPR, nantinya akan terus didorong dan ditindaklanjuti. Sehingga pihak PBS benar-benar memiliki kepedulian terhadap kemajuan dunia pendidikan di Bumi Tambun Bungai ini.

Perhatian dan dukungan dimaksud, dapat berupa kerja sama pendidikan dan penelitian, perbaikan dan atau pembangunan sarana belajar mengajar, beasiswa pendidikan, pelatihan dunia usaha, dan berbagai program lainnya yang merupakan sumbangsih pihak perusahaan bagi dunia pendidikan.(mz/red)

Berita Terkait