Kepolisian Diharapkan Profesional Tangani Laka di Jalan Yos Sudarso

Dr Andrie Elia SE MSi

PALANGKA RAYA – Pihak kepolisian diharapkan bertindak profesional menangani kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Yos Sudarso Palangka Raya pada Minggu (21/4/2019) malam, sekitar pukul 23.30 WIB. Di mana laka tersebut telah merengut nyawa tiga orang mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR).

“Saya berharap pihak kepolisian dapat profesional dalam menangani kasus tersebut,” ungkap Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE MSi kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Jumat (26/4/2019).

Rektor UPR meyakini, kasus laka lantas tersebut murni kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan. Meski demikian, ia berharap dalam penanganannya bisa dilakukan secara transparan.

“Kejadian ini murni kecelakaan. Saya menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat yang berwajib,” ungkap Rektor UPR.

Untuk diketahui, kasus laka lantas pada Minggu (21/4/2019) malam, sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Yos Sudarso atau tepatnya di depan sebuah mini market tersebut menyebabkan tiga orang mahasiswa UPR meninggal dunia.

Tiga mahasiswa yang meninggal itu, yakni Rikson Pangaribuan dan Syahril Manalu, mahasiswa Ekonomi Pembangunan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2016 meninggal di lokasi kejadian.

Satu mahasiswa lainnya, Lamtio Simatupang angkatan 2017 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Korban meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSUD dr Doris Sylvanus, Palangka Raya. Jenazah ketiganya, sudah dipulangkan ke kampung halamannya untuk dikebumikan.

Kejadian itu, melibatkan salah seorang oknum Perwira Menengah Polisi, menggunakan mobil dinas Kepolisian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebuah mobil dinas Polri tengah melaju di Jalan Yos Sudarso ujung menuju ke arah Bundaran Besar.

Saat melintas di depan mini market, mobil itu dalam keadaan oleng ke kiri dan menabrak kendaraan roda dua, serta pengendara yang sedang berada di lokasi kejadian dan pengendara kendaraan lain yang sedang menuju ke mini market.

Akibat hantaman kuat, dua orang lainnya mengalami luka-luka dan harus diberikan perawatan intensif. (yfd/red)

Berita Terkait