Mahasiswa Diinstruksikan Tidak Lakukan Aksi Demo

Presiden Dijadwalkan Kunjungi Kalteng

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi

PALANGKA RAYA – Adanya kabar jika Presiden RI Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (7/5/2019), maka dengan mencermati kondisi sosial politik saat ini, Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi mengeluarkan instruksi ditujukan khusus kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPR dan BEM Fakultas yang ada di lingkungan UPR.

“Mencermati kondisi Sospol (sosial politik) saat ini dan adanya kunjungan Presiden RI ke Kalteng, saya menginstruksikan kepada seluruh civitas akademika UPR, khususnya mahasiswa untuk bersama-sama menjaga suasana damai,” tegas Andrie Elia.

Dalam instruksinya kepada BEM UPR dan BEM Fakultas, Rektor menyebutkan, agar seluruh mahasiswa UPR tidak melakukan aksi demo turun ke jalan. Selain itu, seluruh mahasiswa UPR diimbau agar mengikuti kegiatan-kegiatan akademik di fakultas, jurusan, maupun program studi (prodi) masing-masing.

Jika instruksi ini dilanggar, maka bagi mahasiswa yang terlibat akan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Rektor UPR juga meminta agar Seluruh Civitas Akademika UPR menjaga marwah bulan suci Ramadan ini. Tentunya, dengan tidak melakukan aksi-aksi yang dapat mengganggu kenyamanan saudara-saudara yang sedang menjalankan Ibadah Puasa.

“Mahasiswa harus turut menjaga suasana bulan Ramadan ini, agar tetap aman dan nyaman,” pinta Rektor.

Instruksi Rektor UPR ini ditembuskan ke Gubernur Kalteng, Kapolda Kalteng, Kabinda Kalteng, Danrem 102 Panju Panjung, Kapolres Palangka Raya. (il/red)

Berita Terkait