PBS Diminta Ikut Kembangkan UPR

Rektorat Universitas Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE MSi berharap Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Tengah ikut terlibat mengembangkan universitas tersebut.

“Hingga saat ini perhatian PBS di sektor pertambangan, perkebunan dan kehutanan terhadap Universitas Palangka Raya sangat minim. Padahal jumlah PBS di Kalteng cukup banyak,” kata Rektor UPR saat menyampaikan sambutan pada kuliah umum dalam rangka pembekalan peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik Periode I Tahun 2019, kemarin.

Ia menjelaskan, saat ini hanya satu PBS yang memberikan bantuan berupa beasiswa kepada mahasiswa di universitas tertua di Bumi Tambun Bungai tersebut, yaitu PT Adaro.

“Bantuan beasiswa yang diberikan PT Adaro hanya lima orang. Kami juga mengucapkan terima kasih atas perhatian PBS ini,” ungkapnya.

Rektor menambahkan, jumlah PBS yang bergerak di sektor perkebunan di Provinsi Kalteng mencapai 300-an. Jumlah itu belum ditambah dengan PBS yang bergerak di sektor pertambangan dan kehutanan.

Dikatakan, Universitas Palangka Raya sangat besar kontribusinya untuk mengembangkan Sumber Daya Manusi (SDM) di Kalteng. Bahkan, total mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di UPR lebih dari 18 ribu orang.

“Peran UPR terhadap pengembangan SDM di Bumi Tambun Bungai cukup besar. Saya sekali lagi berharap perusahaan besar swasta ikut mengembangkan UPR melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR)” ujar Andrie Elia. (yfd/red)

Berita Terkait