Pembangunan Gedung Baru UPR Berlantai 7 Disetujui Pusat

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi didampingi para Wakil Rektor dan Staf Ahli Rektor melakukan presentasi proposal pembangunan gedung baru UPR berlantai 7 di Bappenas RI di Jakarta, belum lama ini.

JAKARTA – Universitas Palangka Raya (UPR) dikabarkan berhasil mendapatkan dukungan pendanaan untuk pembangunan gedung baru berlantai 7 (tujuh). Dukungan pendanaan ini dialokasikan pemerintah melalui Skema Dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) Bidang Pembangunan tahun 2020.

Gedung baru itu nantinya merupakan Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), Inovasi Gambut dan kepentingan pendidikan lainnya.

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi mengungkapkan, kepastian dikabulkannya pembangunan gedung baru tersebut, didapat setelah pihak Rektorat UPR melakukan pertemuan sekaligus menyampaikan presentasi di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas RI di Jakarta, baru-baru ini.

“Alhamdulillah, Puji Tuhan, usulan kita gol (dikabulkan), untuk bangunan berlantai tujuh Universitas Palangka Raya, dengan dana sebesar Rp83,5 miliar,” kata Andrie Elia kepada uprjayaraya.com, Jumat (24/5/2019).

Dalam pertemuan di Kantor Bappenas tersebut Rektor UPR didampingi para Wakil Rektor dan Staf Ahli Rektor. Pada pertemuan itu dipaparkan kondisi UPR dari sejak awal berdiri tahun 1963 hingga sekarang. Di mana selama kurun waktu tersebut, UPR sama sekali belum pernah mendapatkan dana untuk sarana dan prasarana (sarpras) dari pemerintah pusat. Hal itu yang menjadi salah satu kendala hingga membuat UPR sulit dikembangkan.

“Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari perencanaan pembangunan sarana dan prasarana gedung di Universitas Palangka Raya dan didasarkan pada masterplan yang sudah ada. Perencanaannya untuk mendukung UPR sebagai center of excellence IPTEK dan Inovasi Gambut Dunia,” terang Andrie Elia. (mz/red)

Berita Terkait