Pembenahan Sarpras Dimaksimalkan Pada 2020

Staf Ahli Rektor, Agus Mulyawan SH MH, menunjukkan salah satu sarpras di lingkungan Rektorat UPR yang sudah dibenahi.

PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi menegaskan, pembenahan seluruh sarana dan prasarana (sarpras) di kampus tertua dan terbesar di Kalteng itu akan maksimal dilaksanakan pada 2020 mendatang.

Kepada uprjayaraya.com, Selasa (9/4/2019), Rektor menjelaskan, dalam pembenahan khususnya prasarana, hal utama yang dibutuhkan adalah jaringan kelistrikan.

“Percuma kita penuhi prasarana, kalau jaringan kelistrikan kita kurang. Tapi bisa kita lihat, sekaranng PLN sedang bekerja membenahi jaringan kelistrikan di UPR,” ujarnya.

Jika jaringan kelistrikan di UPR sudah tercukupi, maka pemenuhan prasarana dapat segera dikejar. Sehingga ke depan, seluruh ruang kuliah minimal akan memiliki kipas angin sebagai penyejuk udara.

“Tahun ini, kita anggarkan sekitar Rp1,9 miliar untuk pembenahan jaringan kelistrikan. Dan tahun depan (2020), pemenuhan prasarana pembelajaran akan kita penuhi, termasuk semua sarana yang dibutuhkan untuk menunjang akreditasi,” ungkap Andrie.

Kendati demikian, lanjut Ketua Harian DAD Kalteng ini, pemenuhan sarpras secara perlahan juga akan dilakukan pada tahun anggaran 2019.

Namun pada 2020 mendatang, berkat dukungan dan kerja keras semua jajaran di UPR, dapat dipastikan anggaran untuk pembenahan sarpras akan meningkat.

“Dengan begitu, UPR Jaya Raya seperti yang dicita-citakan para pendiri UPR terdahulu, akan segera terwujud,” imbuh Andrie. (il/red)

Berita Terkait