Peserta KKN-T Diminta Membaur dengan Masyarakat

Ribuan Mahasiswa UPR Ikuti Pembekalan KKN-T

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi beserta narasumber dan Kepala LPPM UPR saat pembekalan peserta KKN-T periode kedua 2019 di Aula Palangka UPR, Rabu (24/7/2019).

PALANGKA RAYA – Dengan mengusung enam tema, sebanyak 1.517 mahasiswa dari tujuh Fakultas di Universitas Negeri Palangka Raya (UPR), pada bulan Agustus dan September 2019 mendatang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T). Lokasi pelaksanaan KKN-T ini di Kabupaten Pulang Pisau, Katingan, Gunung Mas (Gumas), Barito Selatan (Barsel), Kapuas dan Kota Palangka Raya. Untuk persiapan, ribuan mahasiswa tersebut mendapat pembekalan selama dua hari di aula Palangka UPR, Rabu dan Kamis (24-25/7/2019).

Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE MSi dalam sambutannya menyampaikan, pembekalan KKN merupakan kegiatan sebelum mahasiswa terjun langsung ke lingkungan masyarakat.

“Gunakanlah waktu pembekalan ini sebaik-baiknya. Simak materi yang diberikan, karena nantinya dapat membantu anda dalam melaksanakan program KKN-T,“ papar Rektor.

Sejumlah pemateri yang didatangkan dalam pembekalan ini di antaranya Marsekal Madya (Marsda) Ahmad Sajili, Irjen Pol Yohanes Agus Mulyono, dan Dr Alue Dohong.

“Jagalah selalu nama baik almamater, dan lakukan program-program di masyarakat. Berbaurlah bersama masyarakat, pengabdian kepada masyarakat. Nantinya apa yang telah didapat di bangku perkuliahan, hendaklah dapat diterapkan di masyarakat,” kata Andrie Elia.

Diingatkan pula, bahwa peserta KKN harus belajar dari masyarakat. Ilmu dari masyarakat yang tidak diperoleh di bangku kuliah, dapat menjadi bahan pembelajaran bersama.

Sementara, Ketua LPPM UPR Dr Ir Aswin Usop MSc mengatakan, KKN-T ini adalah yang kedua di tahun 2019. Mahasiswa peserta KKN-T ini ditempatkan di kecamatan-kecamatan membaur dengan masyarakat setempat.

“Sesuai jadwal, KKN-T periode kedua ini dimulai 1 Agustus dan berakhir 15 September mendatang,” sambung Aswin Usop.

Kehadiran narasumber dalam pembekalan peserta KKN-T ini diharapkan dapat membantu terlaksananya kegiatan KKN dengan baik. Program di dalam KKN-T nantinya juga dibahas dalam pembekalan ini. Di antaranya tentang lingkungan, kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Ditambahkan Aswin, sebelum terjun dan mengabdi ke tengah masyarakat, terlebih dahulu peserta KKN-T diberikan pembekalan dan berbagai pengujian. Sehingga nantinya mahasiswa bisa menjaga citra lembaga.(mz/red)

Berita Terkait