Ratusan Mahasiswa UPR Ikuti Kuliah Umum Anti Korupsi

Rektor: “Korupsi Bukan Prestasi”

Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE MSi menyerahkan cinderamata kepada Masagung Dewanto dari Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI di aula Rahan, lantai II Rektorat UPR, Kamis (3/10/2019).

PALANGKA RAYA – Ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (FH UPR) mengikuti kuliah umum dan pendidikan anti korupsi yang diselenggarakan di Aula Rahan, Rektorat UPR, Kamis (3/10/2019).

Selain Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr H Suriansyah Murhaini SH MH dan sejumlah dekan.

Acara tersebut terselenggara berkat kerja sama antara FH UPR dengan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Pada kegiatan tersebut, Rektor UPR didapuk sebagai salah seorang narasumber dengan materi kearifan lokal sebagai media pendidikan anti korupsi.

Menurut Rektor, korupsi adalah suatu perbuatan melawan hukum dengan maksud memperkaya diri sendiri/orang lain (perseorangan atau suatu korporasi) yang secara langsung dapat merugikan keuangan dan perekonomian negara.

“Korupsi bukan prestasi. Kita harus bersama-sama memerangi dan memberantas tindakan korupsi,” kata Rektor yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng ini.

Ia menjelaskan, perguruan tinggi merupakan tempat terbaik untuk membentuk karakter mahasiswa yang memiliki integritas tinggi di kemudian hari.

“Jangan hanya belajar tentang anti korupsi, tapi jadikan itu sebagai perilaku hidup sehari-hari,” tambahnya. (yfd/red)

Berita Terkait