Rektor UPR Ingin Penataan Aset Segera Dirampungkan

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, ketika memberikan arahan pada silaturahmi dengan seluruh pegawai di lingkungan UPR, Kamis (2/1/2020).

PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi, meminta agar penaatan aset di lingkungan kampus terbesar dan tertua di Kalteng itu segera dirampungkan.

“Bagaimana UPR menuju BLU (Badan Layanan Umum) kalau penataan aset belum selesai,” tegas Dr Andrie Elia saat silaturahmi dengan seluruh pegawai di lingkungan UPR, Kamis (2/1/2020).

Untuk itu, dia meminta Direktur Aset UPR Dr Harin Tiawun segera merampungkan pendataan aset pada 2020, sehingga semua aset yang dimiliki UPR dapat diakses secara daring.

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, menemui para pegawai di Rektorat UPR sekaligus bersilaturahmi mengawali hari kerja pertama di tahun 2020, Kamis (2/1/2020).

“Bagaimana kita mau BLU, kalau aset belum semua terdata dengan baik. Untuk menjadikan UPR BLU, banyak data yang harus dimiliki, utamanya soal aset,” ungkapnya.

Selain itu dalam acara silaturahmi dan ucap syukur atas pencapaian UPR sebagai Universitas Pembelajaran Bermutu yang Sehat Organisasi di akhir periode 2015-2019, dan dalam rangka menuju Universitas Pembelajaran Unggul Berbasis Riset di awal periode 2020-2024, Rektor mengakui organisasi di UPR belum 100 persen sehat periode 2015-2019.

Sebab menurutnya, masih banyak pola pikir bagaimana dosen mendapat banyak uang dari mahasiswa. Namun ke depan dia ingin dosen mengubah pola pikir, yakni bagaimana dosen mendapatkan uang dari penelitian dan inovasi.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua, menuju BLU. Dan tentunya, menuju UPR Jaya Raya,” tukas pria yang juga sebagai Ketua Harian DAD Kalteng ini. (il/red)

 

Berita Terkait