Satgas Karhutla UPR Terus Lakukan Pemantauan

Suwandy SE

PALANGKA RAYA – Satuan Tugas (Satgas) Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dibentuk Universitas Palangka Raya (UPR) terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lingkumgan UPR. Hal ini dilakukan agar lahan milik universitas tersebut tidak kembali terbakar. Apalagi mengingat hingga saat ini kondisi cuaca masih belum menentu.

“Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan tetap siaga dan terus melakukan pengawasan dan pemantauan agar lahan milik Universitas Palangka Raya tidak terbakar,” kata Ketua Satgas Karhutla UPR Suwandy SE, Kamis (24/10/2019).

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi bersama Satgas Karhutla UPR di sela-sela memadamkan api di lahan UPR, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, saat ini tim yang tergabung dalam Satgas Karhutla masih melakukan patroli, terutama ke areal lahan UPR yang dianggap rawan terjadinya kebakaran.

“Pada intinya tim Satgas Karhutla siap melakukan pemadaman apabila terjadi kebakaran di areal lahan milik Universitas Palangka Raya,” kata Suwandy yang juga menjabat Kepala Bagian Umum, Hukum, Tatalaksana dan Barang Milik Negara UPR ini.

Tim Satgas Karhutla UPR ini terdiri dari berbagai elemen seperti Senat, BEM, Mapala dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kehutanan serta dibantu tim medis dari Fakultas Kedokteran UPR.

Sebelumnya, Bagian Data dan Komunikasi Satgas Karlutha UPR, Petris Perkasa ST MT menambahkan, pihaknya telah melakukan pemetaan lokasi kebakaran di areal UPR.

Menurutnya, areal UPR yang terbakar cukup luas. Hasil pemetaan dilakukan pada 29 Juli 2019 lahan di area UPR terbakar seluas 22,9 hektar, sedangkan 14 Agustus 2019 sebesar 41,92 hektar. (yfd/red)

Berita Terkait