UPR Bentuk Tim Peneliti Bajakah

Dr Andrie Elia SE MSi

PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) membentuk tim untuk meneliti lebih lanjut kandungan tanaman Bajakah. Penelitian tersebut dilakukan setelah Bajakah viral karena disebut memiliki khasiat menyembuhkan kanker.

“UPR sudah membentuk tim. Di UPR ada pusat penelitian obat-obatan. Tim ini terdiri dari peneliti biologi, kemudian ada Fakultas MIPA dan Kedokteran,” kata Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi kepada uprjayaraya.com, Rabu (21/8/2019).

Ia menjelaskan, saat ini kandungan pada Bajakah belum pernah diteliti secara ilmiah. Apabila diteliti lebih lanjut, maka akan diketahui apa kandungannya, termasuk dosis yang bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit.

“Saat ini kita belum mengetahui dosis yang tepat berapa untuk menyembuhkan penyakit (kanker). Penelitian ini juga kami lakukan sebagai kontribusi UPR untuk kemanjuan Indonesia di bidang obat herbal,” kata Ketua Harian Dewan Adat Dayak Provinsi Kalteng tersebut.

UPR membentuk tim untuk meneliti lebih lanjut tanaman Bajakah, setelah Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdik) Mohamad Nasir merekomendasikan UPR sebagai tempat untuk menggelar penelitian tentang Bajakah.

Dikutip dari laman Jurnas.com, Menristekdikti M Nasir meminta Direktorat Jenderal (Dirjen) terkait di Kemenrisekdikti untuk memfasilitasi dilakukannya riset tentang Bajakah dan menunjuk lokasi risetnya di UPR.

“Lakukan riset tentang Bajakah. Laboratoriumnya di Universitas Palangka Raya,” kata M Nasir di Jakarta, Jumat (16/8/2019) lalu.

Pihaknya sangat mengapresiasi hasil yang telah dilakukan anak Indonesia tersebut hingga diakui dunia. Namun karena para pelajar tersebut bukan mahasiswa, maka Kemenristekdikti akan memfasilitasi statusnya sebagai masyarakat. (yfd/red)

Berita Terkait