UPR Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Tiga Mahasiswa Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas

Jajaran UPR mengibarkan bendera setengah tiang, tanda turut berduka bagi tiga orang mahasiswanya yang meninggal dunia akibat laka lantas, pada Minggu (21/4/2019).

PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) berduka, yang ditandai dengan pengibaran bendera setengah tiang. Itu disebabkan karena tiga orang mahasiswa setempat meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Tiga mahasiswa yang berpulang itu, yakni Rikson Pangaribuan dan Syahril Manalu, mahasiswa Ekonomi Pembangunan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2016 meninggal di lokasi kejadian.

Satu mahasiswa lainnya, Lamtio Simatupang angkatan 2017 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Korban meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSUD dr Doris Sylvanus, Palangka Raya. Jenazah ketiganya, sudah dipulangkan ke kampung halamannya untuk dikebumikan.

Sedangkan dua mahasiswa lainnya, seperti Apriani Ningsih Simarmata kini masih dalam proses perawatan di RS Siloam, Palangka Raya, serta Yogi Sidabutarbutar menjalani perawatan di RSUD Dr Doris Sylvanus.

Terpisah, Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, mengimbau kepada seluruh mahasiswa agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah pada waktu-waktu tengah malam. Melainkan, tetap fokus berkuliah dan belajar. Sehingga bisa membanggakan orang tuanya

“Kejadian ini, murni kecelakaan. Secara kelembagaan, saya menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat yang berwajib,” ungkap Rektor UPR.

Seperti diketahui, laka lantas itu terjadi pada Minggu (21/4/2019) malam, sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Yos Sudarso atau tepatnya di depan sebuah mini market. Kejadian itu, melibatkan salah seorang oknum Perwira Menengah Polisi, menggunakan mobil dinas Kepolisian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebuah mobil dinas Polri tengah melaju di Jalan Yos Sudarso ujung menuju ke arah Bundaran Besar. Saat melintas di depan mini market, mobil itu dalam keadaan oleng ke kiri dan menabrak kendaraan roda dua, serta pengendara yang sedang berada di lokasi kejadian dan pengendara kendaraan lain yang sedang menuju ke mini market.

Akibat hantaman kuat itu, lima orang yang kesemuanya mahasiswa UPR menjadi korban. Dua di antaranya meninggal di lokasi kejadian, dan satu lainnya meninggal usai mendapat perawatan medis. Selain itu, dua orang lainnya mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan intensif. (il/red)

Berita Terkait