UPR Segera Miliki Pusat Pendidikan Berbasis Hutan

CIMTROP UPR melakukan penanaman bibit pohon di kawasan laboratorium alam hutan gambut di Sebangau, Palangka Raya, beberapa waktu lalu.

PALANGKA RAYA – Dalam waktu dekat, Universitas Palangka Raya (UPR) akan memiliki Pusat Pendidikan Berbasis Hutan. Pembangunan pusat pendidikan itu, merupakan kerja sama antara UPR dengan sejumlah universitas ternama di Jerman.

“Kita ada mitra beberapa universitas dari Jerman, yang diorganisir oleh sebuah NGO. Beberapa waktu lalu, mereka sudah datang melakukan kunjungan ke UPR,” ujar Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UPR, Prof Dr Sulmin Gumiri MSc, kepada uprjayaraya.com, Selasa (26/3/2019).

Jika tidak ada halangan, pada Juli 2019 mendatang delegasi UPR akan berangkat ke Jerman. Dalam kunjungan balasan itu, delegasi UPR akan meninjau fasilitas yang ada di sana untuk dibangun di UPR.

“Salah satu keunggulan UPR, yakni universitasnya berada di wilayah yang cukup luas, memiliki potensi hutan dan gambut yang sangat besar. Tetapi selama ini, ilmu yang berkembang tentang hutan adalah bagaimana cara mengeksploitasinya saja,” ungkap Sulmin.

Sementara di negara lain yang pernah terjadi kerusakan lingkungan, tambahnya, paradigma yang ada sudah bergeser. Sehingga menjadikan hutan sebagai tempat belajar tentang kehidupan dengan pendekatan zaman modern, seperti yang dilakukan nenek moyang dulu.

Dalam kerja sama dengan Jerman tersebut, programnya nanti akan menumbuhkan kesadaran bahwa hutan memiliki nilai segala-galanya. Termasuk keteduhan batin, ketenangan spritual maupun kreatifitas yang didapat dari hutan.

“Kita sekarang lagi total mendesain kampus kita, dan menata ulang. Salah satunya, adalah kerja sama dengan Jerman yang akan dibangun duluan pada tahun depan,” tutup Sulmin Gumiri. (il/red)

Berita Terkait