Sidang Promosi Doktoral UPR Siap Digelar

Direktur Program Pasca Sarjana (PPs) Prof DR. Ir. Yetrie Ludang MP

 

PALANGKA RAYA – Sidang Perdana Promosi Doktoral Program Pascasarjana (PPs) Universitas Palangka Raya (UPR), siap digelar setelah melalui tahap persiapan yang panjang.

Sidang akan digelar besok, Kamis (13/02/2020) di Aula Rahan Gedung Rektorat UPR Lantai II.

Saptawartono, itulah mahasiswa PPs yang akan menjalani Sidang Perdana Promosi Doktoral UPR. Ia akan dipromosikan untuk menyandang gelar Doktor Ilmu Lingkungan.

Ia adalah mahasiswa PPs UPR Ilmu Lingkungan, yang telah menempuh masa studi dan telah melalui serangkaian tahapan ujian. Untuk menilai apakah Saptawartono sudah layak menyandang gelar doktor atau tidak, maka Sidang promosi program doktoral harus dilewati olehnya.

Sementara itu, Direktur PPs UPR, Prof Dr Ir Yetrie Ludang MP menyampaikan bahwa Sidang Promosi Doktoral yang pertama kali diadakan oleh UPR ini merupakan sebuah kebanggaan bagi seluruh civitas akademika UPR.

Saptawartono

“Penyelenggaraan sidang promosi doktoral ini, menjadi suatu kebanggaan bagi seluruh civitas akademika UPR, sebagai perguruan tinggi tertua dan terbesar di Kalimantan Tengah (Kalteng), sekaligus mendorong UPR, untuk menjadi perguruan tinggi yang terdepan,” ujarnya, Rabu (12/02/2020) pagi.

Hadir sebagai Ketua Sidang sekaligus Penguji ialah Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi beserta tim promotor dan penguji yang telah ditunjuk yakni Prof Dr Ir Kumpiady Widen MA PhD sebagau Promotor Utama/Penguji, Hendrik Segah SHut MSi PhD sebagai Co Promotor 1/Penguji, Dr Ir Yanarita MP Co Promotor 2/Penguji, Dr Suriansyah Murhaini SH MH sebagai penguji, Dr Ir Johanes Maria R MP sebagai penguji, Prof Dr Ir Bambang Lautt MSi sebagai penguji, dan Prof Dr Ir Robert Sibarani MS sebagai Penguji Luar Perguruan Tinggi/Penguji Tamu.

Sebagai informasi lainnya, pada awalnya Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (Wamen KLHK RI) Dr Alue Dohong juga berencana hadir menjadi tim penguji, namun karena adanya tugas kenegaraan yang tidak bisa ditinggalkan pada hari yang sama, beliau menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir saat Sidang Perdana Promosi Doktoral UPR tersebut. – FL –

Berita Terkait