Sistem Akademik UPR Berbasis ICT

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi meninjau ruangan server, untuk persiapan penerapan sistem akademik berbasis TIK, beberapa waktu lalu.

PALANGKA RAYA – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknologi, Informasi, dan Teknologi (TIK) Universitas Palangka Raya (UPR), akan menjalankan sistem akademik berbasis ICT (Information and Communication Technologies). Penerapan sistem tersebut, dimulai tahun 2019. ICT memungkinkan mahasiswa, dosen, dan pegawai, terintegrasi dalam sistem daring.

“Kita sudah menginstal sistem akademik yang mengintegrasikan mahasiswa, dosen, dan kepegawaian,” ujar Kepala UPT TIK UPR DR Rony Teguh, Selasa (1/1).

Sistem, jelasnya, kalau sudah bekerja, akan diluncurkan langsung Rektor UPR. Sistem akademik berbasis digital, untuk menuju Kampus UPR berbasis ICT, sebagaimana visi Rektor. Tahun 2019 terdapat tiga fokus yang dikembangkan UPT TIK.

Pengembangan itu, ungkap Rony, sistem akademik, jurnal, dan e-learning. Dalam sistem, mahasiswa memiliki login, dan email sendiri hasil kerjasama dengan google. Kondisinya sekarang sudah siap, tinggal awal 2019 uji coba untuk satu giga bite (1 GB) kecepatan internet.

“Melalui sistem digital, semua surat dilakukan secara elektronik, termasuk registrasi, dan perencanaan. Mahasiswa dapat melihat nilai melalui mobile phone, dan lain-lain yang berkaitan dengan akademik,” ungkapnya.

Permintaan Rektor UPR DR Andrie Elia SE MSi, jelasnya, yakni infrastruktur. Untuk itu, pihaknya sudah mempunyai sejumlah peralatan elektronik, termasuk tiga unit server untuk mendukung sistem akademik berbasis digital.

“Kita punya rencana strategis (renstra) UPT TIK, sehingga sesuai dengan visi kepemimpinan Rektor mulai 2018 sampai 2022. Kita mengikuti visi, misi, dan program kerjanya. Tahun pertama, infrastruktur, dan sistem akademik yang dijalankan,” tegasnya.

Bagi Rektor, terang Rony, akan disediakan perangkat komputer yang dapat memonitor langsung setiap perkembangan akademik, perencanaan, dan lain-lain. Kedepan, sistem pengambilan keputusan dapat dilakukan secara daring, tanpa memerlukan waktu panjang untuk melakukan koordinasi. Karena semua data yang diperlukan dapat dikirim dalam hitungan detik kepada Rektor.(redaksi)

Berita Terkait