SPI Bertanggung Jawab Kepada Rektor

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi, memberikan ucapan selamat usai kepada pejabat eselon III, IV, dan Satuan Pengawas Internal yang dilantiknya, beberapa waktu lalu.

PALANGKA RAYA – Wakil Rektor Bidang Hukum, Organisasi, SDM, dan Kemahasiswaan, Universitas Palangka Raya (UPR) Prof Dr Suandi Sidauruk MPd menegaskan, Satuan Pengawas Internal (SPI) yang baru dilantik, bertanggungjawab langsung kepada Rektor. Karena SPI mempunyai tanggung jawab pengawasan, dan mengevaluasi kinerja seluruh civitas akademika.

“Saya hanya mengingatkan peran, dan tugas SPI periode 2019-2023 yang dipimpin DR Ir Petrus MP. Mereka punya tugas penting. Tanggung jawabnya langsung kepada Rektor,” ungkap Sidauruk, Rabu (06/02/2019).

SPI berperan untuk mengevaluasi internal. Selain itu memberikan rekomendasi kepada Rektor, bukan kepada instansi lainnya. SPI memiliki peran yang sentral. Karena semua perguruan tinggi harus mempunyai SPI. Tentunya, SPI yang memiliki integritas yang bagus.

Sebelumnya, Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE MSi mengungkapkan, pengawasan yang dilakukan SPI bukan bertujuan untuk menyalahkan pimpinan mulai dari rektorat sampai ke fakultas. Melainkan dari hasil pengawasan bisa memberikan solusi, sehingga pekerjaan yang dilakukan tidak terhambat.

“Justru tugas pengawas internal membantu Rektor. Jadi bertanggung jawab kepada Rektor dan Civitas Akademika, bukan kepada Irjen, atau instansi lainnya,” ungkapnya.

Ia meminta, seluruh anggota SPI fokus dalam meningkatkan grade, dan akreditasi. Jadi tahun 2019, semua fakultas terakreditasi minimal B. SPI dengan civitas akademika harus bisa bekerjasama dengan baik. Karena tidak ada kepentingan Rektor dalam menentukan jabatan.

“Semua Semata-mata untuk meningkatkan harkat, dan martabat UPR di mata masyarakat Kalteng, Kalimantan, nasional, dan dunia,” tegas Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng itu.(redaksi)

Berita Terkait